IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH TENTANG PENGENDALIAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI KOTA SEMARANG

Dr. Wiwik Trapsilowati, SKM, M.Kes

Abstract


Jumlah kasus demam berdarah dengue (DBD) yang cenderung meningkat serta berpotensi menimbulkan kejadian luar biasa (KLB) mendorong Pemerintah Kota Semarang untuk menerbitkan kebijakan berupa Peraturan Daerah nomor 5 tahun 2010 tentang Pengendalian DBD, yang bertujuan untuk mewujudkan penanggulangan DBD yang terkoordinasi, terintegrasi dengan kerjasama berbagai pihak, termasuk masyarakat. Metode evaluasi implementasi Perda dilakukan secara kualitatif dengan kerangka kerja policy analysis triangle yang meliputi konteks, konten, pelaku dan proses. Peraturan Daerah No. 5 tahun 2010 tentang pengendalian DBD Kota Semarang, merupakan kebijakan di bidang kesehatan dengan pelaku kebijakan adalah pemerintah, masyarakat dan pemangku kepentingan. Konten Perda tersebut mencakup peran, hak dan kewajiban masing-masing pelaku kebijakan, pengendalian penyakit DBD yang meliputi pencegahan, penanggulangan dan KLB DBD serta sanksi untuk petugas maupun masyarakat. Implementasi Perda hingga tahun 2015 baru tercapai 22,6% dari 177 kelurahan. Angka bebas jentik cenderung menurun, akan tetapi Incidence Rate (IR) mengalami penurunan, meskipun Case Fatality Rate (CFR) terjadi fluktuatif. Mekanisme sanksi belum diterapkan dan kerjasama lintas sektor dan masyarakat masih belum optimal. Perlu dilakukan sosialisasi yang lebih intensif, baik kepada lintas sektor maupun masyarakat, yang dapat dilakukan dengan mendayagunakan petugas surveilans kesehatan (Gasurkes) sesuai dengan wilayah kerja masing-masing.


Keywords


implementasi, kebijakan, pengendalian, DBD

References


Buse, K., Mays, N. and Walt, G. (2007) Making Health Policy. New York: WS Bookwell.

Buse, K. and Waxman, A. (2001) ‘Public-private health partnerships: A strategy for WHO’, Bulletin of the World Health Organization, 79(8), pp. 748–754. doi: 10.1590/S0042-96862001000800011.

Dinas Kesehatan Kota Semarang (2015a) Laporan Program P2 DBD tahun 2010 - 2015. Semarang.

Dinas Kesehatan Kota Semarang (2015b) Profil Kesehatan Kota Semarang 2015, Profil Kesehatan. Semarang. Available at: http://119.2.50.170:9090/sik/upload/Profil Kesehatan/Profil Kesehatan Kota Semarang 2015.pdf.

Dinas Kesehatan Kota Semarang (2015c) Profil Kesehatan Kota Semarang Tahun 2014. Semarang: Dinas Kesehatan Kota Semarang.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah (2015) Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Available at: dinkesjatengprov.go.id/v2015/dokumen/profil2015/Profil_2015_fix.pdf.

Fertman, C. I. and Allensworth, D. D. (2010) Health Promotion Programs From Theory to Practice. USA: Jossey-Bass.

González Fernández, M. I., Núez, E. O. and Cifuentes, E. (2010) ‘Policy analysis of the dengue control program in Mexico’, Revista de Saude Publica, 44(6), pp. 1079–1086. doi: 10.1590/S0034-89102010005000040.

Heruela, R. P. and Cempron-cutamora, J. T. (2015) ‘National Dengue Prevention and Control Program : A Policy Impact Analysis’, 6(January), pp. 40–48.

Kamila, N. and Nadjib, M. (2015) ‘Analisis Pembiayaan Program Promotif dan Preventif Pemberantasan Demam Berdarah Dengue ( DBD ) Bersumber Pemerintah di Kota Semarang Tahun 2013-2015’, Jurnal Ekonomi Kesehatan Indonesia, 2(1), pp. 10–16.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (1992) Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 581/MENKES/SK/VII/1992 tentang Pemberantasan Penyakit Demam Berdarah Dengue.

Kementerian Kesehatan RI (2015) Pedoman Pengendalian Demam Berdarah Dengue di Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan RI (2016) infodatin. Jakarta.

Pemerintah Kota Semarang (2010) ‘Peraturan Daerah Kota Semarang Nomor 5 Tahun 2010 Tentang Pengendalian Penyakit Demam Berdarah Dengue’. Semarang: Pemkot Semarang, pp. 1–27.

Presiden RI (2014) ‘Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah’. Jakarta: Sekretaris Negara RI.

Ramdhani, Abdullah; dan Ramdhani, M. A. (2017) ‘Konsep Umum Pelaksanaan Kebijakan Publik’, Jurnal Publik, 11(February), pp. 1–12.

Sanyaolu, A. et al. (2017) ‘Global Epidemiology of Dengue Hemorrhagic Fever: An Update’, Journal of Human Virology & Retrovirology, 5(6), p. 00179. doi: 10.15406/jhvrv.2017.05.00179.

Sari, R., Herbasuki and Slamet (2013) ‘Implementasi Kebijakan Pengendalian Penyakit Demam Berdah Dengue Di Kota Semarang’, Journal of Public Policy and Management Review, 2(4).

Trapsilowati, W. and Sulistyorini, E. (2008) ‘Pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal Program Pencegahan dan Pemberantasan Demam Berdarah Dengue di Dinas Kesehatan Kota Semarang’, Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 11(4), pp. 351–351.

WHO (2012) Global Strategy For Dengue Prevention and Control 2012-2020. Geneva. Available at: www.who.int.

William N Dunn (2003) Pengantar Analisis Kebijakan Publik. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

World Health Organization (2009) Dengue Guidelines for Diagnosis, Treatment, Prevention and Control. 2009th edn. France: WHO.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


P-ISSN : 2085-868X

EISSN  : 2354 - 8789

Published by Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Vektor dan Reservoir Penyakit Salatiga

Jl. Hasanudin No.123 Salatiga

http://ejournal.litbang.kemkes.go.id/index.php/vk

Vektora : Jurnal Vektor dan Reservoir Penyakit Indexed By

Crossref Google Scholar Directory of Open Access Journals Direktori IPI Bielefeld OAJI

Related image

Creative Commons LicenseCreative Commons Attribution (CC-BY-SA)

Jurnal Kefarmasian Indonesia


Journal Homepage Image

p-ISSN: 2085-675X

e-ISSN: 2354-8770

Jurnal Kefarmasian Indonesia is a scientific journal published by the Center for Research and Development of Biomedical and Basic Health Technology, Board of Health Research and Development, Ministry of Health of the Republic of Indonesia. The journal publishes original research articles in pharmaceutical science such as Pharmaceutical Technology, Pharmacology, Pharmaceutical Chemistry, Traditional Medicines, and Pharmaceutical Care.

The journal was established in 2009 while online publication has been started from 2015. The journal is published in Bahasa Indonesia and English.  Jurnal Kefarmasian Indonesia is biannual, open access, peer-reviewed, and online pharmacy journal. Jurnal Kefarmasian Indonesia aims to serve the updated scientific knowledge for researchers in pharmaceutical fields. There is no charge for submitted manuscript as well as for processing manuscript. The journal has been registered with e-ISSN 2354-8770, and p-ISSN 2085-675X and accredited by Indonesian Institute of Sciences (LIPI) with Decree No. 581/Akred/P2MI/LIPI/09/2014.

Jurnal Kefarmasian Indonesia has been indexed by DOAJIndonesian Scientific Journal DatabaseIndonesian Publication IndexBielefeld Academic Search Engine;Open Academic Journal IndexGoogle ScholarPortal Garuda

See Google Scholar Profile for Jurnal Kefarmasian Indonesia by clicking here.

  • Total Citations : 59
  • Total Documents : 86
  • h-index : 3
  • i10-index : 0
  • Impact Factor : 0,69

 

Announcements

No announcements have been published.
More Announcements...



StatCounter - Free Web Tracker and Counter >PISSN: 2085-675X

EISSN: 2354 - 8770

Published by Center for Research and Development of Biomedical and Basic Health Technology

Jl. Percetakan Negara No. 23 Jakarta Pusat 10560

http://ejournal.litbang.kemkes.go.id/index.php/jki

Crossref Google Scholar Directory of Open Access Journals Direktori IPI Bielefeld OAJI

 

 

View My Stats

Lisensi Creative Commons
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International Licens

View My Stats