PREVALENSI TIKUS TERINFEKSI Leptospira interogans DI KOTA SEMARANG, JAWA TENGAH

Ristiyanto Ristiyanto, Tri Wibawa, Setyawan Budiharta, Supargiono Supargiono

Abstract


Abstrak

Leptospirosis merupakan zoonosis.Penyakit ini sering dijumpai di daerah perkotaan terutama yang sering dilanda banjir.Manusia terinfeksi bakteri Leptospira melalui air atau tanah yang terkontaminasi dengan urin atau cairan tubuh inang reservoir.Tikus adalah inang reservoir leptospirosis.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui populasi tikus yang terinfeksi Leptospira dan interaksi antara pasien suspek leptospira dengan tikus­Kota­Semarang,­Jawa­Tengah.­Selain­itu­dilakukan­pula­identifikasi­serovar­Leptospira­padatikus­diKota Semarang, Jawa Tengah. Jenis penelitian adalah potonglintang (cross sectional).Dilakukan pengamatan di rumah dan lingkungan tempat tinggal 68 kasus leptospirosis. Penangkapan tikus menggunakan perangkap hidup sejumlah 100 buah.Pemasang perangkap di dalam dan di luar rumah selama 3 hari.  Tikus yang tertangkap­diidentifikasi­dan­diambil­serum­darahnya­untuk­mengetahui­serovar­Leptospira­dengan­uji­MAT.Seluruh 68 kasus leptospirosis dari Rumah Sakit di Kota Semarang memiliki riwayat interaksi dengan tikus. Prevalensi tikus terinfeksi bakteri leptospira  untuk tikus got (R. norvegicus) 33,43% dan tikus rumah (R. tanezumi)­13,69%.­Serovar­Leptospira­yang­diidentifikasi­pada­tikus­got­(R.­norvegicus)­adalah­Djasiman(40,55% dari 27 ekor), Icterohaemorhagie (22,22% ), Autumnalis (20,35) dan Bataviae (16,68%). Sementara pada­tikus­rumah­(R.­tanezumi)­dapat­diidentifikasikan­serovar­Autumnalis­(66,67%­dari­3­ekor)­dan­Bataviae(33,33%). Hal ini menunjukkan bahwa tikus merupakan reservoir penting dari leptospirosis. Penelitian ini menunjukkan bahwa tikus got (R. norvegicus) dan tikus rumah (R. tanezumi) memiliki potensi besar untuk menjadi vektor penularan bakteri Leptospira di Kota Semarang.

Kata Kunci : Leptospirosis, Tikus, Faktor Risiko, Semarang

Abstract

Leptospirosis­is­a­zoonosis.­The­disease­is­often­found­in­urban­areas,­especially­the­frequent­flooding.­Humansinfected­with­Leptospira­bacteria­through­water­or­soil­contaminated­with­urine­or­body­fluids­of­the­hostreservoir. Rats are the reservoir host of leptospirosis. This study aims to determine the population of mice infected with Leptospira and interactions between patients with suspected leptospirosis with rats Semarang, Central­Java.­In­addition­it­also­conducted­in­mice­Leptospira­serovar­identification­in­Semarang,­CentralJava. This type of research is potonglintang (cross­sectional). Observation at home and living environment 68 cases of leptospirosis.Catching mice using live traps some 100 pieces.Trapper inside and outside the house for­3­days.­Mice­that­were­caught­were­identified­and­taken­to­determine­blood­serum­test­leptospira­serovarMAT. The whole 68 cases of leptospirosis Hospital in Semarang has a history of interaction with the rats. 86Vektora Volume 7 Nomor 2, Oktober 2015: 85 - 92Prevalence of mice infected with the bacteria leptospira for sewer rat (R. norvegicus) 33.43% and the house mouse (R. tanezumi)­13.69%.­Leptospira­serovar­identified­in­rats­(R. norvegicus) is Djasiman (40.55% of 27 animals), Icterohaemorhagie (22.22%), autumnalis (20.35) and Bataviae (16.68%). While at the house mouse (R. tanezumi)­can­be­identified­serovar­autumnalis­(66.67%­of­3­tail)­and­Bataviae­(33.33%).­This­showsthat rats are an important reservoir of leptospirosis. This study shows that rats (R. norvegicus) and mice (R. tanezumi) has great potential to be a vector of transmission of the bacteria Leptospira in Semarang.

Keyword : Leptospirosis, Rats, Risk Factor, Semarang


Keywords


Leptospirosis, Rats, Risk Factor, Semarang

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.

Comments on this article

View all comments


VEKTORA Indexed by:


Google ScholarDirectory of Open Access JournalIndonesian Scientific Journal Database (ISJD)Bielefeld Academic Search Engine (BASE)

Indonesian Publication Index (IPI)Open Academic Journal Index (OAJI)

p-ISSN : 2085-868X

e-ISSN : 2354-8789

LIPI Accreditation Number : 583/Akred/P2MI-LIPI/09/2014

Published by Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Vektor dan Reservoir Penyakit (B2P2VRP) Salatiga, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Visitor :

View My Stats
Creative Commons License
Vektora is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.