Investigasi Malaria di Desa Baku Bakulu, Kecamatan Palolo, Kabupaten Donggala

Jastal Jastal

Investigasi Malaria di Desa Baku Bakulu, Kecamatan Palolo, Kabupaten Donggala

Abstract


Terjadinya peningkatan kasus malaria yang mengarah pada kejadian Luar Biasa (KLB) ditimbulkan oleh adanya perubahan lingkungan yang ekstrim akibat bencana alam banjir yang terja di beberapa bulan sebelumnya. Kondisi lingkungan yang berubah yang menyebabkan semakin meluasnya tempat perkembangbiakan Anopheles spp di sepanjang sungai; perilaku masyarakat sehari-hari yang semakin rentan terekspos malaria; dan kondisi pelayanan kesehatan yang terbatas telah menyebabkan terjadinya penularan malaria secara efektif di daerah tersebut. Penanganan kasus malaria secara cepat melalui Mass Drug Administration(MDA)harus segera dilaksanakan sebagai salah satu usaha mencegah berlangsungnya rantai penularan malaria, khususnya siklus hidup Plasmodium falciparum dan P. Vivax dalam upaya mencegah meluasnya kasus. IRS perlu dilakukan berkala (tiap 6 bulan sekali) dan berkesinambungan secara dengan didukung data hasil survey longitudinal entomologi yang diharapkan dapat dilaksanakan juga segera di daerah tersebut.


Keywords


malaria, KLB

References


Anonim. 2005. Laporan Pelaksanaan Kegiatan Investigasi Peningkatan Kasus malaria di Wilayah Kabupaten Donggala

Garjito, T.A., Widiarti, Rosmini, Yudith. 2004. Hasil Uji Kerentanan An. Barbirostris Van Der Wulp Terhadap Insektisida Pyrethroid (Deltamethrin 0,0502 & Permethrin 0,75Yo) Di Wilayah Kecamatan Dolo, Kab. Donggala.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Vektor Penyakit (p-issn: 1978-3647, e-issn: 2354-8835) is published by Balai Penelitian dan Pengembangan Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang Donggala.
Indexing:


Visitor:

web
analytics
View My Stats
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International LicenseArticles in the Jurnal Vektor Penyakit are Open Access articles under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International license (CC BY-SA 4.0). These license permits use, distribution and reproduction in any medium, provided the original work is properly cited and initial publication in this journal. In addition to that, users must provide a link to the license, indicate if changes are made and distribute using the same license as original if the original content has been remixed, transformed or built upon.