Malaria pada Anak di Bawah Umur Lima Tahun

Ira Indriaty Paskalita Bule Sopi, Yona Patanduk

Abstract


One of the WHO priority in malaria eradication program is to decrease malaria case in children under  five  years  old.  It  was reported  that  from  2000  to  2012  there  were  45% death  because  of  malaria where  51%  death  were  occurred  in  children  under  five  years  old. WHO aims to decrease death caused by malaria in children under five years old by 63%. The objective of this article was to give description about malaria in children under five years old. Literatures review from  various journals  was conducted. Malaria in  children under  five  years  old  can  cause  severe  malaria  because  the  lack  of  immunity  against malaria  that  can  lead  to  dead.  Health  education  regarding  the  effect  of  malaria  for children  is  needed.  The  health  education  can  be  in  form  of  games  and  parental  guidance.

 

Penurunan kejadian malaria pada anak di bawah usia lima tahun masih menjadi salah satu  proiritas  WHO  dalam  pemberatasan  malaria.  Pada  tahun  2000  sampai  2012 dilaporkan dari 45% kematian akibat malaria, 51% pada anak berumur di bawah lima tahun. Pada tahun 2015 WHO menargetkan penurunan angka kematian pada anak di bawah lima  tahun  akibat malaria sebesar 63%. Kejadian malaria pada anak menjadi indikator  penyebaran  malaria yang  bersifat  lokal.  Tujuan  penulisan  untuk  memberikan gambaran  mengenai  malaria  pada  anak  di  bawah  umur  lima  tahun.  Metode  kajian melalui studi  literatur  dari berbagai jurnal  dalam dan luar  negeri berdasarkan  studi kepustakaan.  Malaria pada  anak  di  bawah  umur  lima  tahun  dapat  menyebabkan malaria berat  karena  kurangnya  imunitas  dan  belum  terbentuknya kekebalan  terhadap malaria  dalam  tubuhnya  serta  dapat  menyebabkan kematian.  Perlu  adanya penyuluhan kesehatan kepada masyarakat akan dampak malaria pada anak di bawah umur lima  tahun  melalui metode bermain  dan  disertai  pendampingan  oleh  orang  tua.

 


Keywords


malaria; anak-anak; di bawah lima tahun; Indonesia

References


W H O . M a l a r i a . 2 0 1 2 .

http://www.wpro.who.int/health_tropics/m

alaria/overview .html. Accessed January 13,

Sinaga RS., Affandi B. Efektivitas insecticide

t r e a t e d n e t s ( I T N S ) d a n I n t e r mi t t e n

preventive treatment (IPT) pada pencegahan

malaria dalam kehamilan. Maj Obstet Ginekol

Indones. 2009;33(1):28-34.

WHO. Global Report on Anti Malarial Efficacy

Ad Drug Resistence 2000-2010: Public Health

Promotive and Preventive. Geneva: WHO;

Balitbangkes RI. Laporan Nasional Riskesdas

Jakarta; 2013.

Nurdin E. Faktor-Faktor Y ang Berhubungan

Dengan Kejadian Malaria di Wilayah T ambang

Emas Kecamatan I V Nagar i Kabupat en

Sijunjung. 2011.

Kementerian Kesehatan RI. Epidemiologi

Malaria di Indonesia.Bul Jendela Data dan Inf

Kesehat. 2011.

United For Children. World Malaria World

Malaria Day. Invest in the Future? : Defeat

Malaria. New Y ork; 2013.

Anonim. Lima Penyakit Berbahaya Akibat

Gigitan Nyamuk. 2012. www.hokkyabadi.com.

Accessed November 5, 2014

Haki m L, Sugi anto. Preval ensi Mal ari a

Asymtomatic Pada Kelompok Penduduk

Pa l i ng Be r s i ko Te r t ul a r di Ke c ama t a n

Kalipucang Kabupaten Ciamis Jawa Barat.

Aspirator. 2009;1(1):4-10.

WHO. World Health Statistic 2012. France;

WHO. Malaria Report. Geneva; 2013.

Kementerian Kesehatan RI. Eliminasi Malaria

Di Indonesia. Jakarta; 2009.

Balitbangkes RI. Laporan Nasional Riskesdas

Jakarta; 2010.

Cahyo. Daun Kapur Obat Alami Malaria. 2013.

ht t p: / / a r t i ke l . c o/ 627/ da un- ka pur - oba t alami-malaria.html. Accessed February 11,

Wi l l a R . , Ma j e ma t a n g M. De t e r mi n a n

Kesehatan Ibu dan Anak di Kabupaten

Manggarai Barat Provinsi Nusa T enggara

T i m u r . B u l P e n e l i t S i s t K e s e h a t .

;17(3):249-256.

Kementerian Kesehatan RI. Rencana Strategis

(Renstra) Kementerian Kesehatan T ahun 2010-2014. Jakarta; 2011.

Sitorus H, Reni O, Lasbudi P , Ambarita. Malaria

Pada Anak di Desa Pagar Desa (Pemukiman

Suku Anak Dal am) di Kabupaten Musi

Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan. Media

Litbang Kesehat. 2011;21(1):10-17.

Lambok S. Malaria Pada Anak Usia Sekolah di

Kabupaten Nias Selatan. CDK 188. 2011;38(7).

A n o n i m . G e j a l a M a l a r i a . 2 0 1 3 .

http://www.nurfalah.com/2013/06/gejalamalaria.html. Accessed January 13, 2015.

D' Alessandro U, Ubben D, Hamed K, Ceesay S,

Okebe J, T aal M. Malaria in infants aged less

than six months - is it an area of unmet medical

n e e d ? J M a l a r . 2 0 1 2 .

http://www.pubmedcentral.nih.gov/articler

ender .fcgi?artid=3529680&tool=pmcentrez&

rendertype=abstract. Accessed November 7,

Wi l l a R. Si t uasi Mal ari a di Kecamat an

Wanakaka Kabupaten Sumba Barat. J Penyakit

Bersumber Binatang. 2013;1(34-44).

Bantoyot F , Sarah M, Johnny R. Profil Malaria

Pada Anak Di BRSD Luwuk Kabupaten

Banggai Provinsi Sulawesi T engah Periode

Januari 2011-Desember 2013. J Univ 11 Maret. 2014;2(1):1-7.

Willa R. Faktor Risiko Kejadian Malaria Pada

Balita Di Kecamatan Laura Kabupaten Sumba

Barat Daya.; 2010.

Hakim L. Faktor Risiko Penularan Malaria di

Desa Pamotan Kabupaten Pangandaran.

Aspirator. 2013;5(2):45-54.

Sari M, Lasbudi P , Ambarita. Karakteristik

Masyarakat Penderita Malaria di Provinsi

Bengkulu. Bul Spirakel. 2012:41-49.

Darni ndro N, Yohanes H, Saj uni . Studi

Retrospekstif pada Pasien Falciparum dengan

Kompliksi pada Rumah Sakit Umum Bethesda

Serukam Periode T ahun 2007-2008. Maj

Kedokt. 2010;60(1):22-26.

S u s a n a , D e w i , S e mb i r i n g , Te r a n g U.

E n t o m o l o g i K e s e h a t a n ( A n t r o p o l o g i

Pengganggu Kesehatan Dan Parasit Y ang

D i k a n d u n g n y a ) . J a k a r t a : U n i v e r s i t a s

Indonesia Press; 2011.

S e m b e l D . E n t o m o l o g i K e d o k t e r a n .

Y ogyakarta: C.V Andi Offset; 2009.

Ladhani S, Aibara R, Riordan F , Shingadia D.

Imported Malaria in Children: a review of

clinical studies. Lancet Infect Dis. 2007;7.

Das R, Khan PN, Amir A. Epidemiologi

Asessment of The Tren of Malaria in Rural

Western U' P . Indi an J Communi t y Med.

;29(3):134-135.

Halim I, Rampengan N, Edwin J, Rampengan T .

Malaria Berat Pada anak Y ang Mendapat

Pengobatan Kombinasi Kina dan Primakuin.

Maj Kedokt Indones. 2006;56(2):51-55.

Zakiah W. Tinjauan Pustaka Malaria. 2011.

www.repository .usu.ac.id/bitsream/123456

8 9 / 3 5 5 2 8 / 4 / c a p t e r 1 1 . p d f . Ac c e s s e d

August 27, 2014.

Limanto T . Hubungan Antara Status Gizi dan

Malaria falciparum Berat di Ruang Rawat Inap

Anak RS. St. Elisabeth Lela, Kabupaten Sikka,

Flores. NTT . Sari Pediatr. 2010;11(5):363-366.

United For Children. Indonesia (Laporan

T ahunan) 2012. Jakarta

Ernawati K, Budhi S, Artha D, Rifqatussa'adah.

Hubungan Fakt or Ri s i ko I ndi vi du dan

Li ngkungan Rumah Dengan Mal ari a di

Punduh Peda da Ka bupa t en Pe s awa ra n

Provinsi Lampung Indonesia 2010. Makara

Kesehat. 2011;15(2):51-57.

Djauhari A. Manajemen T erpadu Balita Sakit

(Penilaian Dan Klasifikasi Anak Sakit Umur 2

Bulan Sampai 5 T ahun). Modul 2. Program

Studi Pendidikan Dokter . Universitas Jambi;

Thandar . Caregivers' t reat ment - seeki ng

behaviour for children under age five in

malaria-endemic areas of rural Myanmar: a

cross-sectional study . Malar J. 2015;14(1).

Direktorat Statistik Kesejahteraan Rakyat.

Multiple Indicator Cluster Survey Kabupaten

T erpilih di Papua dan Papua Barat. In: Seminar

Desiminasi. Papua; 2012.

Kementerian Kesehatan RI. Epidemi logi

Malaria di Indonesia. Bul Jendela Data dan Inf

Kesehat. 2011.

S a w i r I . K e s e h a t a n L i n g k u n g a n d a n

Epidemiologi: Pembentukan, Pembinaan dan

Pemberdayaan Kelembagaan Sebagai Unsur

Strategi Terpadu Pengendalian Populasi

Nyamuki. In: Seminar Nasional F-MIP A-UT;


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Vektor Penyakit (p-issn: 1978-3647, e-issn: 2354-8835) is published by Balai Penelitian dan Pengembangan Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang Donggala.
Indexing:


Visitor:

web
analytics
View My Stats
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International LicenseArticles in the Jurnal Vektor Penyakit are Open Access articles under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International license (CC BY-SA 4.0). These license permits use, distribution and reproduction in any medium, provided the original work is properly cited and initial publication in this journal. In addition to that, users must provide a link to the license, indicate if changes are made and distribute using the same license as original if the original content has been remixed, transformed or built upon.