THE POTENTIAL OF ETHANOL EXTRACT OF RED BETEL VINE LEAVES (Piper crocatum) AS ANTIOXIDANT IN MICE BALB/C EXPOSED TO CIGARETTE SMOKE (IN VIVO TEST) Potensi Ekstrak Etanol Daun Sirih Merah (Piper crocatum) Sebagai Antioksidan Terhadap Mencit Balb/C Yang Ter

Farida Juliantina Rachmawaty, Laksmana Olan Es Orlando

THE POTENTIAL OF ETHANOL EXTRACT OF RED BETEL VINE LEAVES (Piper crocatum) AS ANTIOXIDANT IN MICE BALB/C EXPOSED TO CIGARETTE SMOKE (IN VIVO TEST) Potensi Ekstrak Etanol Daun Sirih Merah (Piper crocatum) Sebagai Antioksidan Terhadap Mencit Balb/C Yang Ter

Abstract


ABSTRACT This study aims to assess the ability of ethanol extract of red betel vine leaves as antioxidant for mice exposed to cigarette smoke in the in vivo way. A total of 120 female mice balb/c were used with 60 mice for experiment 1 (given extract before exposed to cigarette smoke) and 60 mice for experiment 2 (given extract after stopping cigarette smoke exposure). The mice were exposed to smoke in the morning and afternoon. Those mice were divided randomly into 4 groups. Three groups received a dose of ethanol extracts from the red betel vine leaves, with different concentrations (2,28 mg, 11.4 mg and 22.8 mg). One group became control group that received sterile liquid. After 10 days of therapy, about 5 mice of each group were terminated and the lungs were taken for histopathological examination by hematoxylin & eosin (H&E) staining. The treatment was repeated in the twentieth and thirtieth day and the mice’s bodies were weighed every 10 days. The data were analyzed using the Kruskal-Wallis statistical test and U Mann Whitney. In the experiment 1, the average weight of the mice decreased until the end of the Meanwhile, on the histopathological examination, the result of the Kruskal-Wallis test is not statistically significant (p>0.05). In the experiment 2, the body weight of mice increased more significant than the mice in the controlled group. From the histopathological examination, the result of Kruskal Wallis test showed significant differences (p<0.05), which was then followed by the statistical test of U Mann Whitney. At the tenth day of treatment, extract group 1, 2 and 3 had significant difference compared to the control group. Meanwhile, in the 20-day treatment, extract group 3 is the only group that had significant difference. In the 30-day treatment, extracts group 2 and 3 were significantly different (p< 0.05). The ethanol extract of red betel vine leaves (P. crocatum) in the in vivo way can be antioxidant for mice Babl/c exposed to cigarette smoke, but it cannot be antioxidant in experiment 1 because the source of the problem, which is cigarette smoke exposure, has been stopped.study (except for the treatment with the extract 2 in the twentiethday).

 

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menilai kemampuan ekstrak etanol daun sirih merah sebagai antioksidan untuk tikus yang terpapar asap rokok dengan cara in vivo. Sebanyak 120 perempuan mencit balb/ c yang digunakan dengan 60 tikus untuk percobaan 1 (diberi ekstrak sebelum terpapar asap rokok) dan 60 tikus untuk percobaan 2 (diberi ekstrak setelah menghentikan paparan asap rokok). Tikus-tikus tersebut terpapar asap rokok di pagi dan sore hari. Mereka tikus dibagi secara acak menjadi 4 kelompok. Tiga kelompok menerima dosis ekstrak etanol dari daun sirih merah anggur, dengan konsentrasi yang berbeda (2,28 mg, 11,4 mg dan 22,8 mg). Satu kelompok menjadi kelompok kontrol yang menerima cairan steril. Setelah 10 hari terapi, sekitar 5 tikus dari masing-masing kelompok dihentikan dan paru-paru diambil untuk pemeriksaan histopatologi dengan hematoxylin & Eosin (H & E) pewarnaan. Pengobatan diulang pada hari kedua puluh dan tiga puluh dan tubuh tikus ditimbang setiap 10 hari. Data dianalisis dengan menggunakan uji statistik Kruskal-Wallis dan U Mann Whitney. Pada percobaan 1, berat rata-rata tikus menurun sampai akhir penelitian (kecuali untuk perlakuan dengan ekstrak 2 pada hari ke -20. Sementara itu, pada pemeriksaan histopatologi, hasil uji Kruskal-Wallis tidak signifikan secara statistik (p> 0,05). Dalam percobaan 2, berat badan tikus meningkat lebih signifikan daripada tikus dalam kelompok kontrol. Dari pemeriksaan histopatologi, hasil uji Kruskal Wallis menunjukkan perbedaan yang signifikan (p <0,05), yang kemudian diikuti dengan uji statistik U Mann Whitney. Pada hari kesepuluh pengobatan, ekstrak kelompok 1, 2 dan 3 memiliki perbedaan yang signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol. Sementara itu, dalam pengobatan 20-hari, ekstrak kelompok 3 adalah satu-satunya kelompok yang memiliki perbedaan yang signifikan. Dalam pengobatan 30-hari, ekstrak kelompok 2 dan 3 berbeda nyata (p <0,05). Ekstrak etanol daun sirih merah (P. crocatum) dengan cara in vivo dapat antioksidan untuk tikus Babl / c terkena asap rokok, tetapi tidak bisa antioksidan dalam percobaan 1 karena sumber masalah, yang paparan asap rokok, telah dihentikan.


Keywords


ekstrak etanol, sirih merah (Piper crocatum), antioksidan, asap rokok

References


Aubin HJ., Farley A., Lycett D., Lahmek P. and

Aveyard P. 2012. Weight Gain in Smokers after Quitting Cigarettes. BMJ, 1-21

Kusuma ARP., Pengaruh Merokok terhadap

Kesehatan Gigi dan Rongga Mulut, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Islam Sultan Agung.

Mboi N. 2013, Jumlah Perokok: Indonesia

Nomor 3 di Dunia, http://m.tribunnews.com/2013/01/11/jumlah-perokok-indonesia-nomor-3-di-dunia, diakses 10 Maret 2013

Rachmawaty FJ., Hisyam B., Soesatyo MHNE.,

Wibawa T. 2013. Potensi Ekstrak Etanol Daun Sirih Merah (Piper crocatum) sebagai Antimikobakterium. JIFI, 11(1): 60-5

Safithri M. dan Fahma F. 2008. Potency of

Piper crocatum decoction as an antihyperglycemia in rat strain Sprague Dawley. Hayati J Biosci., 15(1): 45.

Sarastani D., Soekarto ST., Muchtadi TR.,

Fardiaz D. dan Apriyanto A. 2002. Aktivitas Antioksidan Ekstrak dan Fraksi Ekstrak Biji Atung, Jurnal Teknologi dan Industri Pangan, 13(2): 149-56.

Subarnas, A., Susilawati, Y., Mulyasari,E., 2007,

Aktivitas Antiinflamasi Ekstrak Etanol Daun Sirih Merah (Piper betle var. rubrum) pada Tikus Putih Jantan. Farmaka, 5 (1): 1-5

Sudewo B. 2008. Basmi Penyakit dengan Sirih

merah. PT Agromedia Pustaka, Jakarta

Suratmo. 2008. Aktivitas Antioksidan dan

Antikanker Ekstrak Daun Sirih Merah (P. crocatum). Tesis. Fakultas MIPA Universitas Gadjah Mada.

Thatcher TH., McHugh NA., Egan, Chapman

RW., Hey JA., Turner CK., Redonnet MR., Seweryniak KE, Sime PJ, Phipps RP. 2005, Role of CXCR2 in Cigarette Smoke, Am J Physiol Lung Cell Mol Physiol, 289: L322-8

Wikipedia. 2013. Radikal Bebas,http://id.

wikipedia.org/wiki/Radikal_bebas, diakses 10 Maret 2013


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Jurnal Tumbuhan Obat Indonesia (Journal of  Indonesian Medicinal Plant, p-ISSN : 1979-892X, e-ISSN : 2354-8797) is published by Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT) Tawangmangu.

Indexed by:

Lisensi Creative Commons
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Visitor number: View My Stats