ANTIOXIDANT ACTIVITY OF MANGOSTEEN (Garcinia mangostana L.) FRUIT RIND EXTRACT IN ORAL SOLUTION DOSAGE FORM Aktivitas Antioksidan Ekstrak Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana L.) Secara Bentuk Dosis Larutan Oral

Ros Sumarny, Siti Sofiah, Liliek Nurhidayati, Fatimah Fatimah

ANTIOXIDANT ACTIVITY OF MANGOSTEEN (Garcinia mangostana L.) FRUIT RIND EXTRACT IN ORAL SOLUTION DOSAGE FORM Aktivitas Antioksidan Ekstrak Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana L.) Secara Bentuk Dosis Larutan Oral

Abstract


ABSTRACTGarcinia mangostana L rind contains xanthones that has a high antioxidant activity. Xanthones are not soluble in water. To improve its solubility, cosolvent addition method was used. The xanthones were extracted from mangosteen rind using 70% ethanol and were then formulated into oral solution by dissolving the extract in various cosolvents and addition of sorbitol and water soluble violet dye. The composition of cosolvents were PEG 400-glycerol (20:20, 20:40, 40:20, 40:40). To investigate whether composition of cosolvent influence the antioxidant acivity of oral solution, in this research the antioxidant activity of mangosteen rind extract in oral solution were examined using DPPH methods. Oral solution with cosolvent of PEG 400-glycerol (40:40) has the highest antioxidant activity with IC50 of 24.81 ppm.

ABSTRAKGarcinia mangostana L kulit mengandung xanthones yang memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi. Xanthone tidak larut dalam air. Untuk meningkatkan kelarutannya, metode penambahan cosolvent digunakan. Xanthones diekstraksi dari kulit buah manggis menggunakan etanol 70% dan kemudian dirumuskan ke dalam larutan oral dengan melarutkan ekstrak dalam berbagai cosolvents dan penambahan sorbitol dan larut dalam air violet pewarna. Komposisi cosolvents adalah PEG 400-gliserol (20:20, 20:40, 40:20, 40:40). Untuk menyelidiki apakah komposisi cosolvent mempengaruhi aktivitas antioksidan larutan oral, dalam penelitian ini aktivitas antioksidan dari ekstrak kulit buah manggis dalam larutan oral telah diuji dengan menggunakan metode DPPH. Larutan oral dengan cosolvent PEG 400-gliserol (40:40) memiliki aktivitas antioksidan tertinggi dengan IC50 24,81 ppm.Kata kunci: kulit buah manggis, sediaan oral, pelarutan, aktivitas antioksidan.


Keywords


Keyword : Mangosteen rind, oral solution, cosolvency, antioxidant activity

References


Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Farmakope Indonesia. Edisi IV. Ja karta: Direktorat Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan; pp. 7, 15, 47, 63,511, 712, 998, 1009-43, 1030, 1039,

Maryadele J., Patricia E., Cherie B., Kristin J.,

Catherine M., Maryann R., 2006. Themerck index an encyclopedia of chemi cals, drugs, and biologicals. 14th ed. New York. Merck Research Laboratories. p. 563,1733.

Mardawati E., Achyar CS., Marta H., 2008.

Kajian Aktivitas Antioksidan Ekstrak Kulit Manggis(Garcinia mangostanaL.) Dalam Rangka Pemanfaatan Limbah Kulit Manggis Di Kecamatan Puspahiang

Kabupaten Tasikmalaya.Bandung: Fakul tas Teknologi Industri Pertanian Univer sitas Padjadjaran.

Martin A., 1990. Dasar-Dasar Farmasi Fisik Da

lam Ilmu Farmasetik, Farmasi Fisika, Edisi Ketiga. Penerbit UI Press, hal. 558- 57

Nurhidayati L., Sofiah S., Sumarny R., Fatimah,

Oral Solution Formulation of Garcinia mangostana L Rind Extract as Antioxidant Using Cosolvency Method. The 1st International Conference on Pharma ceutical.Nanotechnology/Nanomedicine, Jakarta.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Jurnal Tumbuhan Obat Indonesia (Journal of  Indonesian Medicinal Plant, p-ISSN : 1979-892X, e-ISSN : 2354-8797) is published by Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT) Tawangmangu.

Indexed by:

Lisensi Creative Commons
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Visitor number: View My Stats