KERAGAMAN SPESIES TUMBUHAN SEBAGAI ASSOSIAN PADA TEMPAT TUMBUH Stachytarpheta jamaicensis (L.) Vahl DI PULAU KEPALA JERI DAN PEMPING BATAM

Solikin Solikin

Abstract


Stachytarpheta jamaicensis (L.) Vahl has potential as medicinal plant. The study aimed to determine the diversity, dominance, evenness and similarity  based on  plants species between Stachytarpheta jamaicensis habitats. The research was conducted in October 2014 in  Kepala Jeri and Pemping Islands Batam. Quadratic plots 1m x 1m were created and placed on each S. jamaicensis found. The results showed that there were  23 and 19 species in Kepala Jeri and Pemping Islands respectively with Shannon index values of 1.19 and 1.03 respectively. There were  11 species found growing around  S. jamaicensis in both islands. Imperata cylindrica was the most dominant species in Pemping  Island with IVI of 95.91 %. Whereas Axonopus compressus was the most dominant  species in Kepala  Jeri  Island with  IVI of 55.27%. The similarity index of the two habitats was  0.52.

Abstrak

Stachytarpheta jamaicensis (L.) Vahl berpotensi sebagai  tanaman  obat. Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui keragaman, dominasi, kemerataan dan kesamaan spesies tumbuhan antara komunitas tempat tumbuh   Stachytarpheta jamaicensis.  Penelitian dilakukan  pada bulan Oktober 2014 di  Pulau  Kepala Jeri dan Pulau Pemping Batam. Penelitian menggunakan  metode  petak kuadrat berukuran 1m x 1 m yang dibuat dan ditempatkan di setiap dimana S. jamaicensis ditemukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Pulau Jeri dan Pulau Pemping ditemukan masing-masing 23 spesies dan 19 spesies tumbuhan yang tumbuh dan berasosiasi dengan S. jamaicensis dengan indeks keragaman Shannon masing-masing 1,19 dan 1,03. Spesies tumbuhan  ditemukan pada kedua komunitas tempat tumbuhan ini sebanyak 11 spesies. Imperata cylindrica adalah spesies paling dominan di Pulau Pemping dengan nilai INP sebesar 95,91 %. Sedangkan Axonopus compressus paling dominan di Pulau Kepala Jeri dengan  nilai INP sebesar 55,27 %. Indeks kesamaan kedua komunitas  adalah sebesar 0,52.


Keywords


asosiasi; Batam; keragaman; Stachytarpheta jamaicensis

References


Grime JP. 1979. Plant Strategies and Vegetation Processes. Wiley. New York. pp 222.

Holm CG. 1978. Some characteristics of weed problems in two world. Proceedings of the Westestern Society of Weed Science, 31: 3-12.

Heriyanto NM. dan Garsetiasih R. 2007. Komposisi spesies dan struktur tegakan hutan rawa gambut di Kelompok Hutan Sungai Belayan-Sungai Kedang Kepala, Kabupaten Kutai, Kalimantan Timur. Info Hutan, 4(2): 213-221.

Kent M. and Paddy C. 1992. Vegetation Description and Analysis a Practical Approach. Belhaven Press. London. pp. 363.

Krebs CJ. 1994. Ecology. Fourth Edition. Harper Colleus Publishers. New York. pp. 457-697, 704-706.

Misra KC. 1980. Manual of Plant Ecology. 2th ed. Oxford and IBH Publishing Co. New York pp. 457.

Odum EP. 1996. Dasar-dasar Ekologi. T. Samingan (Terjemahan). Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Hal 697.

PT Eisei. 1995. Medicinal Herb Index in Indonesia. PT Eisei Indoneisa. Jakarta. Hal. 257.

Purnomosidhi S. dan Rahayu S. 2016. Pengendalian alang-alang dengan pola agroforestri.(http://www.worldagroforestry.org/downloads/Publications/PDFS/bc02092.doc). ICRAF-SEA. Bogor. Diunduh 20 Mei 2016.

Rini DS. 2012. Struktur dan Komposisi Komunitas Opistrobranchia di Daerah Pasang Surut Pantai Balekambang Kabupaten Malang. Skripi. Jurusan Biologi FMIPA, Universitas Negeri Malang.

Sastroutomo SS. 1990. Ekologi Gulma. PT Gramedia. Jakarta. Hal 3-8.

Smith RL. 1977. Element of Ecology. Harper & Row. Publisher. New York. pp. 497.

Solikin. 2009. Kajian jenis-jenis rumput herba pada berbagai naungan di Kebun Raya Purwodadi. Prosiding. Seminar Nasional Teknologi Lingkungan VI. Jurusan Teknik Lingkungan. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Surabaya. Oktober 2009. Hal 10-17. ISBN: 978-602-95595.

Solikin. 2013. Jenis-jenis rumput penutup tanah di Kebun Raya Purwodadi. Prosiding. Seminar Nasional Agroforestri 2013. Balai Penelitian Agroforestri, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya dan ICRAF. Hal 59-65. ISBN: 878-602-17616-3-2.

Solikin. 2015. Komposisi jenis-jenis tumbuhan pada dua komunitas tempat tumbuh Stachytarpeta jamaicensis (L.) Vahl di Desa Gajahrejo Kabupaten Pasuruan dan Desa Jeru Kabupaten Malang. Bioeksperimen,1(2): 28-36.

Solikin and S Purwantoro. 2016. Plants diversity on agroforestry system in Kepala Jeri Island Batam. Proceedings of International Conference on Sustainable Agricultural and Natural Resources Management. 7 November 2015. 411-422. UPN Surabaya. ISBN: 978-602-6843-07-4.

Sutisna U. 1981. Komposisi spesies hutan bekas tebangan di Batulicin, Kalimantan Selatan. Deskripsi dan analisis (Laporan 328). Bogor: Balai Penelitian Hutan.

Van Valkenburg, JLCH and N Bunyapraphatsara. 2002. Stachytarpheta jamaicensis (L.) Vahl. In: Van Valkenburg, JLCH and N Bunyapraphatsara (editors). Plant Resources of South East Asia No.12(2). Medicinal and Poisonous Plants 2. Prosea Foundation. Bogor. Indonesia. p 510-513.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 License.

Indexed by:

Jurnal Tumbuhan Obat Indonesia (Journal of Medicinal Plant Indonesia, p-ISSN : 1979-892X, e-ISSN : 2354-8797) is published by the Center for Research and Development of Medicinal Plants and Traditional Medicine Tawangmangu (B2P2TOOT).

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.

Visitor number: View My Stats