PRODUKSI DUA NOMOR HARAPAN Mentha arvensis PADA BEBERAPA DOSIS PUPUK KALIUM

Octivia Trisilawati

PRODUKSI DUA NOMOR HARAPAN Mentha arvensis PADA BEBERAPA DOSIS PUPUK KALIUM

Abstract


Mentha arvensis is one of plant-produdng essential oil called cornmint oil. Indonesia still imported the cornmint oil to meet the market demand because of limited cultivation. This research was aimed to find out about potassium needed for the growth of two varieties of Mentha arvevsis i.e. Mear 0012 and Mear 0013. The research was conducted in green house, at Balittro, Cimanggu, from April to September 2008, factorially arrangement of mint varieties and pottasium fertilizer was applied in a randomized complete block design. The first factor was varieties (Mear 0012 and Mear 0013), the second factor was potassium fertilizer. The research showed that promising variety indicated a significan difference in growth and herb's production. Fresh and dry weight of Mear 0012 were 104,1 and 175%, respectively higher than Mear 0013. Mear 0012 also contained essential oil higher than Mear 0013. There was a n interaction between variety and potassium fertilizer dosage on fresh and dry weight of the herbs. Mear 0012 require lower potassium to have high production than Mear 0013 did.

Abstrak

Mentha arvensis merupakan salah satu tanaman yang menghasilkan minyak atsiri yaitu minyak cornmint. Indonesia masih mengimpor minyak cornmint untuk memenuhi kebutuhan permintaan karena keterbatasan budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan kalium untuk pertumbuhan dua varietas Mentha arvensis yaitu Mear 0012 dan Mear 0013. Penelitian dilakukan di rumah kaca Balittro, Cimanggu, mulai April-September 2008, menggunakan rancangan percobaan blok acak lengkap pada varietas mint dan
pupuk kalium. Faktor pertama adalah varietas (Mear 0012 dan Mear 0013) sedangkan faktor kedua adalah dosis pupuk kalium. Hasil penelitian ini menunjukkan kedua varietas berbeda signifikan pada pertumbuhan dan produksi herba. Berat kering dan berat basah pada Mear 0012 adalah 104,1 dan 175%, lebih tinggi dari Mear 0013. Varietas Mear 0012 mengandung minyak atsiri yang lebih tinggi dari Mear 0013. Terdapat interaksi antara jenis varietas dan dosis pupuk kalium pada berat basah dan berat kering herba. Mear 0012 membutuhkan dosis pupuk kalium lebih rendah dibandingkan Mear 0013.


Keywords


Mentha arvensis, varietas, pupuk kalium

References


REFERENCES

Biro Pusat Statistik. 2004. Statistik Perdagangan Luar Negeri Indonesia.Impor. Jilid II. Volume II. Jakarta.

Hadipoentyanti E., B. Martono, D. Rukmana. 1992. Mentha. Perkembangan penelitian plasma nutfah tanaman rempah dan obat. Edisi khusus penelitian tanaman rempah dan obat. Vol. VIII. No. 2. p. 65-71.

Ismunadji, M. 1989. Kalium: Kebutuhan dan penggunaannya dalam pertanian modern. Terjemahan. Balitan. Bogor. 46 hal.

Marschner, H. 1995. Mineral nutrition of higher plants. 2 nd edition. Academic Press. London

Mengel, K and Kirby, E. A. 1987. Principles of plant nutrition. 4th ed. International Potash, Institute Switzerland.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Jurnal Tumbuhan Obat Indonesia (Journal of  Indonesian Medicinal Plant, p-ISSN : 1979-892X, e-ISSN : 2354-8797) is published by Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT) Tawangmangu.

Indexed by:

Lisensi Creative Commons
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Visitor number: View My Stats