Karakteristik dan Perilaku Masyarakat terhadap Kejadian Demam Berdarah Dengue Di Kota Palembang Tahun 2009

Milana Salim, Lasbudi P Ambarita, Yahya Yahya

Karakteristik dan Perilaku Masyarakat terhadap Kejadian Demam Berdarah Dengue Di Kota Palembang Tahun 2009

Abstract


Abstract

Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is still a public health problem in Indonesia. Palembang is one of DHF endemic areas in South Sumatera. Factors affecting the increase of cases of DHF include a lack of community participation in eradicating DHF. This is related to the characteristic, patten life and community behavior. This research were obtained information about the characteristics and behavior of society against DHF in Bukit Baru and Lorok Pakjo village of Ilir Barat I district of Palembang. Data interview conducted by using a questionnaire from may to november 2009. The research design is cross-sectional. Respondents who interviewed as many as 73 in Bukit Baru village and as many as 252 in Lorok Pakjo village.The characteristics of the respondents in the two neighborhoods tend to be the same i.e. more female respondents, aged 20-45 years old, junior high school graduated and not working. The first act of respondents fromLorok Pakjo village  against family members who suffer from symptoms of DHF is better than respondent from Bukit Baru village. Respondents who take no action to prevent the bites while active in the house in the morning and afternoon, more on Lorok Pakjo village than Bukit Baru village. Mostly respondents in two villages had to use abate by sprinkled abate to water.

Keywords: Characteristic, Attitude, DBD, Aedes aegypti

Abstrak

Penyakit DBD (demam berdarah dengue) masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Palembang adalah salah satu wilayah endemis DBD di Prov. Sumatera Selatan. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap peningkatan kasus DBD diantaranya adalah kurangnya partisipasi masyarakat dalam penanggulangan DBD.  Hal ini terkait dengan karakteristik, pola hidup dan perilaku masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai karakteristik dan perilaku masyarakat terhadap demam berdarah dengue di Kelurahan Bukit Baru dan Lorok Pakjo Kecamatan Ilir Barat I Palembang. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner mulai bulan April sampai November tahun 2009.  Desain penelitian adalah potong lintang.  Responden yang diwawancara sebanyak 73 orang di Kelurahan Bukit Baru dan sebanyak 252 orang di Kelurahan Lorok Pakjo.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa arakteristik responden di dua wilayah tersebut hampir sama, yakni lebih banyak responden perempuan, usia 20-45 tahun, pendidikan tertinggi yang terbanyak adalah SMA dan sebagian besar tidak bekerja.  Tindakan pertama yang dilakukan responden di Kelurahan Lorok Pakjo ketika ada anggota keluarga yang menderita gejala demam berdarah dengue lebih baik dari pada responden di Kelurahan Bukit Baru. Responden yang tidak melakukan tindakan apa-apa untuk mencegah gigitan nyamuk ketika berada di dalam rumah baik di pagi maupun di sore hari, lebih banyak jumlahnya di Kelurahan Lorok Pakjo.  Sebagian besar responden di dua kelurahan menggunakan abate dengan cara ditaburkan langsung ke air.

Kata kunci : Karakteristik, Perilaku, DBD, Aedes aegypti


Keywords


Characteristic, Attitude, DBD, Aedes aegypti

References


Ishak, H., Mappau, Z., Wahid, I. 2005. Uji Kerentanan Aedes aegypti Terhadap Malation dan Efektivitas Tiga Jenis Insektisida Propoksur Komersial di Kota Makasar. J Med Nus 26, 235-239.

Direktorat Kesehatan dan Gizi Masyarakat. 2006. Laporan Kajian Kebijakan Penanggulangan (Wabah) Penyakit Menular (Studi Kasus DBD)., Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. Ditelusuri dari http://www.docstoc.com. Diakses tanggal 9 Juli 2009.

Dinas Kesehatan Kota. 2008. DBD Per Kelurahan di Kota Palembang.

Salim, M., Ambarita, L., Yahya, Yenni, A., Supranelfi. 2011. Efektifitas Malathion Dalam Pengendalian Vektor DBD dan Uji Kerentanan Larva Aedes aegypti Terhadap Temephos Di Kota Palembang. Buletin Penelitian Kesehatan Vol. 39 No.1.

Departemen Kesehatan RI Direkrorat Jenderal P2M & PLP. 2002. Pedoman Survei Entomologi Demam Berdarah Dengue. Depkes RI. Jakarta.

Yahya, Santoso, Yenni, A., Ambarita, L.P. 2006. Pengetahuan Sikap Dan Perilaku Ibu Terhadap Malaria Pada Anak di Kec. Sungai Liat Kab. Bangka Tahun 2005. Buletin Penelitian Kesehatan Vol.34 No.2.

Saleha Sungkar. Pemberantasan Demam Berdarah Dengue: Sebuah Tantangan yang Harus Dijawab. Maj Kedokt Indon, Volum: 57, Nomor: 6, Juni 2007.

Hasyimi, M. Aedes aegypti Sebagai Vektor Demam Berdarah Dengue Berdasarkan Pengamatan Di Alam. Media Litbangkes Vol. III No.2: 12-16. Jakarta. 1993.

Nadesul, Handrawan. Cara Mudah Mengalahkan Demam Berdarah. Penerbit Buku Kompas. Jakarta. 2007.

Clements, AN. 1992. The Biology of Mosquitoes. Vol. 2 : Sensory Reception nd Behaviour. Chapman and Hall. London. P: 519.

Fathi., Soedjajadi K., dan Chatarina U.W Peran Faktor Lingkungan Dan Perilaku Terhadap Penularan Demam Berdarah Dengue Di Kota Mataram. Jurnal Kesehatan Lingkungan, VOL. 2, NO.2 1, JULI 2005 : 1 – 10

Taviv, Y., Budiyanto, A., Santoso. 2008. Efektivitas Ikan Cupang (Ctenops vittatus) dalam Pengendalian Larva dan Daya Tahannya terhadap Temefos. Jurnal Ekologi Kesehatan Vol.6 No.2.

Notoatmodjo,S. 1993. Pengantar Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Perilaku Kesehatan. Penerbit Andi Offset. Yogyakarta


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



SPIRAKEL (p-ISSN: 2086-1346, e-ISSN: 2354-8819) is published by Loka Penelitian dan Pengembangan Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang Baturaja, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Ministry of Health of Republic of Indonesia

Indexing:

Visitor Number : 

free
web stats
View My Stats

Lisensi Creative Commons
This work is licensed under a Lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 Internasional License