Peran Lingkungan Sosial Dalam Pencegahan Malaria Di Kecamatan Kisam Tinggi Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan

Indah Margarethy, Aprioza Yenni

Abstract


Abstract

Malaria is still a public health problem in Ogan Komering Ulu Selatan. This is evident from the Annual Parasite Incidence (API) in the District OKUS of 0.16 per 1000 population in 2013. The physical and socio-cultural environment in the District Kisam Tinggi role in the distribution of malaria in the region, as well as people's behavior cannot be separated from social conditions, one of which social groups can influence a person's health behaviors in the prevention of malaria. This study aims to identify social environment factor that plays a dominant role in the prevention of malaria in Kisam Tinggi Sub District. This type of research is non-intervention research with descriptive design.The sample was head of the family or household members elected as many as 179 respondents. Data collection was carried out by interviews using structured questionnaire. The results of this study, the family is the most social environment plays a role in the prevention of malaria (36.9%), the family in question is the nuclear family and extended family. Neighbours also acts provide examples or information about malaria prevention to the respondents (5.6%), because of their attachment to ethnicity of respondents, is ethnic Kisam. Cleaning up the environment around the house, using mosquito nets or mosquito repellent, wearing protective clothingand taking malaria medicine are preventive methods thatinfluenced by the social environment surrounding and form respondents to behave according to what exemplified from the social environment.

Keywords: Social environment, family, neighbours, malaria prevention


Abstrak

Malaria masih menjadi masalah kesehatan di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS). Hal ini terlihat dari Annual Parasite Incidence (API) di Kabupaten OKUS sebesar 0,16 per 1000 penduduk pada tahun 2013. Lingkungan fisik maupun sosiokultural yang ada di Kecamatan Kisam Tinggi berperan dalam distribusi malaria di wilayah ini, begitu juga perilaku masyarakatnya tidak bisa dipisahkan dari kondisi sosial, salah satunya kelompok sosial yang dapat mempengaruhi perilaku kesehatan seseorang dalam pencegahan malaria. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi lingkungan sosial yang dominan berperan dalam upaya pencegahan malaria di Kecamatan Kisam Tinggi Kabupaten OKUS. Jenis penelitian ini adalah penelitian non intervensi dengan desain deskriptif. Sampel penelitian ini adalah kepala keluarga atau anggota rumah tangga terpilih sebanyak 179 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga merupakan lingkungan sosial yang paling berperan dalam upaya pencegahan malaria (36,9%), keluarga yang dimaksud adalah keluarga inti dan keluarga besar. Tetangga juga berperan memberikan contoh ataupun informasi mengenai pencegahan malaria kepada responden (5,6%), karena adanya keterikatan kesamaan suku/etnis responden, yaitu suku Kisam. Membersihkan lingkungan di sekitar rumah, menggunakan kelambu atau obat nyamuk, memakai baju panjang dan mengkonsumsi obat malaria merupakan cara pencegahan yang dipengaruhi oleh peran lingkungan sosial disekitar responden dan membentuk responden untuk berperilaku sesuai dengan apa yang dicontohkan dari lingkungan sosialnya.

Kata Kunci: Lingkungan sosial, keluarga, tetangga, pencegahan malaria


Keywords


Social environment, family, neighbours, malaria prevention

References


Nizar M, Suwandono A, dan Taviv Y. Epidemiologi Malaria. Lubuk Linggau: Penerbit Public HealthPress, 2013.

Arsin AA. Malaria di Indonesia Tinjauan Aspek Epidemiologi. Makasar: Penerbit Masagena Press, 2012

Achmadi UF. Manajemen Penyakit Berbasis Wilayah. Jakarta: Penerbit Buku Kompas, 2005.

Departemen Kesehatan RI. Pedoman Penemuan Penderita. Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (Ditjen PP&PL). 2007.

Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan. Situasi Terkini Perkembangan Program Pengendalian Malaria di Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2014.

Alwi A, Ambarita LP, Purnama D, dan Betriyon. Studi Dinamika Penularan Malaria di Desa Tenang Kecamatan Muara Dua Kisam Kabupaten Ogan Komering Ulu Tahun 2004. Laporan Penelitian Loka Litbang P2B2 Baturaja, 2005.

Bogh C. Malaria in the Health Nursing:Promoting and Protecting the Publics’s Health/Edition 6. Philadelphia: Lippincott William & Wilkins, 2005.

Coffee Gardens of South Sumatera (Summary of Findingsfrom Surveys Done by OKU-VBDC). Intensified Communicable Disease Control Project. 2003.

Sudarma M. Sosiologi Kesehatan.Jakarta. Selemba Medika, 2008.

Soekanto S. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Rajawali Pers, 1992.

Notoatmodjo S. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Penerbit Rineka Cipta, 2007.

Friedman MM. Buku ajar keperawatan keluarga : Riset, Teori dan Praktek.Jakarta: EGC, 2010.

Sudiharto. Asuhan Keperawatan Keluarga dengan Pendekatan Keperawatan Transkultural. Jakarta:EGC, 2007.

Kaakinen JR. Family Health Care Nursing: Theory, Practice, and Research Ed 4th. Philadelphia: FA Davis Company. 2010. Tersedia di: http://www.fadavis.com.

Kementerian Kesehatan RI. Modul Asuhan Keperawatan Keluarga pada Pasien dengan Malaria. Sub Direktorat Bina Pelayanan Keperawatan Keluarga Direktorat Bina Pelayanan Keperawatan. Jakarta, 2010. Tersedia di: http://depkes.go.id.

Wahyudi A. Hubungan Karakteristik Keluarga, Penyuluhan Kesehatan Langsung, dan Media Massa dengan Perilaku Pencegahan Malaria Pada Kecamatan Cempaka Kota BanjarBaru, 2012. Tersedia di: http://www.digilib.ui.ac.id.

Allender JA, Spradley BW, Friedman M, Bowden VR dan Jones E. Family Health Nursing. Theory and Practice 5th Edition. USA: Pearson Education Inc, 2003.

Koentjaraningrat. Masalah Kesukubangsaan dan Integrasi Nasional. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia, 2002.

Hanson SMH, Duff VG, and Kaakinen, JR. Family Health Care Nursing. Theory, Practice and Reseacrh. Third Edition. Philadelphia: F.A. Davis Company, 2005.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



SPIRAKEL (p-ISSN: 2086-1346, e-ISSN: 2354-8819) is published by Loka Penelitian dan Pengembangan Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang Baturaja, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Ministry of Health of Republic of Indonesia

Indexing:

Visitor Number : 

free
web stats
View My Stats

Lisensi Creative Commons
This work is licensed under a Lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 Internasional License