Aktivitas Beberapa Atraktan Pada Perangkap Telur Berperekat Terhadap Aedes aegypti

Milana Salim, Tanwirotun Ni'mah

Abstract


Abstract

Control of Aedes aegypti mosquito as dengue haemorrhagic fever/DHF vector can be conducted using the ovitrap modified into a sticky ovitrap. The addition of attractant substances to the ovitrap can attract more mosquitoes comes to the trap, and prevent mosquitoes laying eggs in other places. The aim of this research was to compare hay infusion water and larva rearing water as attractant which combined with sugar-apple (Annona squamosa) seed extract by counting the mosquitoes and eggs trapped. This research used six types medium: hay infusion water, larva rearing water, hay infusion water + sugar-apple seed extract, larva rearing water + sugar-apple seed extract, aquadest + sugar-apple seed extract, and aquadest only as a control. Sample used were 25 gravid female of Ae. aegypti mosquitoes with five replications. Mosquitoes and eggs which trapped were counted. This research showed that the number of mosquito trapped and eggs hatched more found in sticky ovitrap with hay infusion water. Statistic analyzed by ANOVA showed that there is no significant difference towards number off mosquito trapped in sticky ovitrap (p>0,05) whereas the medium material has significant difference towards number off egg hatched than others (p<0,05).

Keywords: Sticky ovitrap, attractant, Aedes aegypti

 

Abstrak

Pengendalian nyamuk Aedes aegypti sebagai vektor demam berdarah dengue/DBD dapat dilakukan menggunakan ovitrap yang dimodifikasi dengan perekat menjadi sticky ovitrap. Penambahan atraktan pada ovitrap dapat menarik lebih banyak nyamuk datang ke perangkap yang dipasang dan mencegah nyamuk bertelur di tempat lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas atraktan air rendaman jerami dan air bekas kolonisasi yang dikombinasikan dengan ekstrak biji srikaya pada sticky ovitrap terhadap jumlah nyamuk dan telur yang ditemukan. Enam jenis media uji digunakan dalam penelitian ini yaitu air rendaman jerami, air bekas kolonisasi nyamuk, air rendaman jerami + ekstrak biji srikaya (Annona squamosa), air bekas kolonisasi nyamuk + ekstrak biji srikaya, ekstrak biji srikaya + akuades, dan akuades saja sebagai kontrol. Sampel yang digunakan adalah 25 ekor nyamuk Ae. aegypti betina gravid dengan replikasi sebanyak lima kali. Dilakukan pengamatan terhadap jumlah telur dan nyamuk yang terperangkap dalam sticky ovitrap. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah nyamuk terperangkap dan telur yang diletakkan paling banyak ditemukan pada ovitrap dengan atraktan air rendaman jerami. Hasil uji statistik menggunakan ANOVA menunjukkan bahwa media uji tidak berpengaruh terhadap jumlah nyamuk yang terperangkap pada perangkap berperekat (p>0,05), sedangkan media uji berpengaruh signifikan terhadap jumlah telur yang diletakkan dibandingkan dengan media uji lainnya.

Kata Kunci: Sticky ovitrap, atraktan, Aedes Aegypti


Keywords


Sticky ovitrap, attractant, Aedes aegypti

References


Pusat Data dan Surveilans Epidemiologi Kementerian Kesehatan RI. Demam berdarah dengue di Indonesia Tahun 1968-2009. Buletin Jendela Epidemiologi. Agustus 2010; 2:1-14.

Ditjen P2PL. Situasi penyakit tahun 2011 dibandingkan tahun 2010. Jakarta. [internet] 2012. [disitasi tanggal 7 Oktober 2014]. Diakses dari http://pppl.depkes.go.id/upt?id=90.

World Health Organization. Dengue: Guidelines for diagnosis, treatment, prevention and control. Geneva. 2009.

Beaty BJ and Marquardt WC. The biology of disease vectors. Colorado: The University Press of Colorado. 1996.

World Health Organization and Special Programme for Research and Training in Tropical Diseases (TDR). Dengue guidelines for diagnosis, treatment, prevention and control. WHO Press. 2009; 59-72;117-122.

Teng TB. New inisiatives in dengue control in Singapore. Dengue Bulletin. 2001; 25:1 – 6.

Service MW. Mosquito ecology, field sampling methods. UK: Elsevier Science Publishers. 1993.

Polson KA, Curtis C, Seng CM, Olson JG, Chantha N, and Rawlins SC. Use of ovitraps baited with hay infusion as a surveillance tool for Ae. aegypti mosquitoes in Cambodia. Dengue Bulletin. 2002; 26:178 – 84.

Ambarita LP. Peningkatan daya guna ovitrap untuk pengamatan nyamuk Ae. aegypti (Linn.) dengan penggunaan homogenat stadium akuatik dan air bekas kolonisasi. [tesis] Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada. 2008.

Santos SRA, Santos MAV, Regis L, Albuquerque CMR. Field evaluation of ovitraps consociated with grass infusion and Bacillus thuringiensis var. israelensis to determine oviposition rates of Aedes aegypti. Dengue Bulletin. 2003; 27:156-62.

Sudiarto D. Pengaruh ekstrak air dan etanol biji srikaya (Annona squamosa) terhadap mortalitas lalat rumah (Musca domestica L.). [tesis]. Yogyakarta : Universitas Gadjah Mada. 2005.

Adam. Uji toksisitas ekstrak biji srikaya (Annona squamosa Linn) terhadap larva Aedes aegypti. [tesis]. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada 2005.

Sediaan Galenika. Ditjen POM. Jakarta. 1995.

Chadee DD, Lakkan A, Ramdath WR, and Persad RC. Oviposition response of Aedes aegypti mosquitoes to different concentrations of hay infusion in Trinidad, West Indies. [abstract]. Journal of American Mosquito Control Association. September, 1993; 3:346–48.

Bentley MD and Day JF. Chemical ecology and behavioral aspects of mosquito oviposition. Annual Review of Entomology. 1989; 34: 401-21.

Sant’ana AL, Roque RA, and Eiras AE, Characteristics of grass infusion as oviposition attractants to Aedes (Stegomyia) (Diptera: Culicidae) [abstract]. Journal of Medical Entomology. 2006; 43 : 214–20.

Ponnusamy L, Ning X, Katalin B, Dawn, MW, Luma AA, Coby S and Charles SA. Oviposition responses of the mosquitoes Ae. aegypti and Aedes albopictus to experimental plant infusions in laboratory bioassays. Journal of Chemical Ecology. 2010; 36:709–19.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



SPIRAKEL (p-ISSN: 2086-1346, e-ISSN: 2354-8819) is published by Loka Penelitian dan Pengembangan Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang Baturaja, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Ministry of Health of Republic of Indonesia

Indexing:

Visitor Number : 

free
web stats
View My Stats

Lisensi Creative Commons
This work is licensed under a Lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 Internasional License