Seni Menangkap Nyamuk

Milana Salim

Seni Menangkap Nyamuk

Abstract


Sebagian besar manusia, terutama manusia yang hidup di wilayah tropis seperti kita lebih mengenal nyamuk dengan baik sebagai serangga perusuh kecil yang kerap mengganggu aktivitas kita sehari-hari. Mulai dari terbit matahari hingga terbenamnya yang mengantarkan kita kembali beristirahat, kita selalu bertemu dengan mereka. Nafsu membunuh kita akan muncul manakala kita merasa terganggu dengan ulah si betina yang menghisap darah kita dengan mengeluarkan salivanya dan meninggalkan bekas gatal di kulit. Terlebih setelah kita mengetahui bahwa gigitan nyamuk tidak hanya menimbulkan bekas gatal di kulit. Tetapi juga mentransfer berbagai jenis parasit penyebab penyakit berbahaya yang sebagian belum ditemukan obatnya, bersifat mewabah bahkan dapat menimbulkan kematian.

Keywords


nyamuk, metode penangkapan

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



SPIRAKEL (p-ISSN: 2086-1346, e-ISSN: 2354-8819) is published by Loka Penelitian dan Pengembangan Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang Baturaja, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Ministry of Health of Republic of Indonesia

Indexing:

Visitor Number : 

free
web stats
View My Stats

Lisensi Creative Commons
This work is licensed under a Lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 Internasional License