RAGAM KULINER MEUGANG IDUL ADHA DI ACEH TAHUN 2014 CULINARY OF IDUL ADHA’S MEUGANG IN ACEH

Abidah Nur, Nelly Marissa, Nur Ramadhan

Abstract


ABSTRAK

Meugang merupakan tradisi mengkonsumsi daging sebelum datangnya bulan ramadhan dan lebaran pada masyarakat Aceh. Hari Raya Kurban atau  Idul Adha   merupakan  meugang yang paling banyak tersedia  daging. Masyarakat akan mengolah daging tersebut dalam berbagai masakan dengan bahan yang banyak mengandung minyak dan santan.. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi ragam kuliner Aceh pada meugang Idul Adha. Desain potong lintang.dengan pendekatan diskriptif.  Lokasi penelitian ditentukan dengan cara simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan  dengan wawancara menggunakan kuesioner terstruktur  pada pegawai di lima Sekolah Dasar (SD).  Lokasi  penelitian  di sekitar  Kecamatan  Krueng Barona Jaya Aceh Besar dan Loka Penelitian dan Pengembangan  Biomedis  Aceh  pada  Bulan  Oktober tahun 2014. Hasil  penelitan menunjukkan sebagian besar responden berumur diatas 40 tahun, perempuan, dan lebih memilih daging merah untuk diolah saat meugang Idul Adha. Berturut-turut olahan  daging  yang paling diminati adalah rendang, sie reboh, kuah sop, sie teureundang, sie asam keueng, sie masak puteh, sie masak kecap, dan sambai goreng. Responden  mengolah  dan menikmati  berbagai jenis masakan berbahan baku daging saat meugang Idul Adha dalam   kurun waktu dua minggu. Kesimpulan : semua masakan  meugang  tinggi lemak yang dapat memicu peningkatan kolesterol.

Kata Kunci : kuliner, meugang, Aceh

ABSTRACT

Meugang was tradition of meat consumption before towards ramadhan and festive days of Islam on Acehness. Eid of casrifice or Idul Adha was most stock of meat. Community  will process the meat in a variety of dishes with ingredients that contain a lot of oil and coconut milk.  The research aimed to identify culinary diversity of Aceh. Design was crossectional study and descriptive approach. The research location is determined by simple random sampling. Data collected by interviews using a structured questionnaire to employees in five elementary schools (SD). The location of research around Krueng Barona Jaya subdistrict of Aceh Besar and Loka Biomedical Research and Development in Aceh in October 2014. The results showed most respondents aged over 40 years, women, and prefer red meat to be processed when meugang Eid. Successive, the most desirable of meat dishes were rendang, sie

reboh, sauce, kuah sop, sie teureundang, sie asam keueng, sie masak puteh, sie masak kecap, and sambai goreng. Respondents process and enjoy the variety of meat dishes when meugang Eid within two weeks. Conclusion: all meugang dishes high in fat can trigger an increase in cholesterol.

Keywords: culinary, meugang, Aceh

Keywords


kuliner, meugang, Aceh

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


SEL Jurnal Penelitian Kesehatan (p-ISSN: 2580-8699 , e-ISSN: 2580-8923 ) adalah salah satu jurnal yang diterbitkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan ( National Institute of Health Research dan Pengembangan ), Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Pengindeksan Utama:

Gambar Koala Gambar Koala Gambar Koala Gambar Koala Gambar Koala

Perubahan halaman OJS: OJS v. 3 Jurnal SEL

Nomor Pengunjung:

penghitung web Lihat SEL Statistik

 

Attribution-NonCommercial-ShareAlike
CC BY-NC-SA

Lisensi ini memungkinkan orang lain mencampur, mengubah, dan membangun karya Anda secara non-komersial, selama mereka memberi kredit kepada Anda dan melisensikan kreasi baru mereka di bawah persyaratan yang sama.

Dikelola Oleh Balai Litbang Kesehatan Aceh