PERBEDAAN PERTUMBUHAN ANAK USIA 0-12 BULAN MENURUT KONDISI RUMAH, KEBERSIHAN LINGKUNGAN DAN PERILAKU PENGASUHAN (THE TREND OF CHILDREN GROWTH AGED 0-12 MONTH AND DIFFERENCES BASED ON HOUSE CONDITION, ENVIRONMENT HYGIENE AND NURTURING BEHAVIOUR)

Budi Setyawati, Anies Irawati, Rika Rachmalina

Abstract


The early life of a child is a very important period for their growth and development. Children growth is influenced by many factors, including environmental factors and parenting behaviours. This study aims to assess the growth trend based on weight for age (w/a) Z-score in children aged 0-12 months and differences based on house condition, environment hygiene, and nurturing behaviour.This is a longitudinal study, part of Child Growth Cohort Study organized by The National Institute of Health Research and Developmend of Republic Indonesia. Samples are children aged 0-23 months in September 2015  and domiciled in the Babakan Pasar dan Ciwaringin Village, Bogor. The growth data analized based on the w/a Z-score value. Presented the w/a Z-score each month to see the trend of growth in children. The differences in the children growth base on house condition, environment hygiene, and nurturing behaviour are assessed at 0, 3, 6, 9, and 12 months with T-independent test.  House condition consist of walls, roofs, and bathroom availability. Environmental include house and environment hygiene. Nurturing behaviourinclude breastfeeding, colostrum giving, and in house smoking.The average children are in normal nutritional status.The child's growth began to falter after 3 months of age and continue until 12 months. No significant differences in growth of children based on house condition, environmental hygiene and in house smoking. There is significant differences, that children who are exclusively breastfeed and given whole colostrum have better growth than otherwise.

Awal kehidupan anak merupakan periode sangat penting bagi tumbuh kembangnya.Pertumbuhan anak dipengaruhi banyak faktor, termasuk faktor lingkungan dan perilaku pengasuhan. Studi ini bertujuan melihat kecenderungan pertumbuhan (status gizi) berdasarkan nilai Z-Score berat badan menurut umur (BB/U) pada anak usia 0-12 bulan dan melihat perbedaan pertumbuhan berdasarkan kondisi rumah, kebersihan lingkungan dan perilaku pengasuhan. Studi ini merupakan studi observasional, dengan rancangan longitudinal yang merupakan bagian dari Studi Kohor Tumbuh Kembang Anak yang diselenggarakan oleh Balitbangkes RI.Sampel adalah anak yang September 2015 berusia 0-23 bulan, berdomisili di Kelurahan Babakan Pasar dan Ciwaringin, Bogor.Untuk melihat kecenderungan pertumbuhan anak disajikan nilai Rerata Z-Score BB/U tiap bulan. Perbedaan pertumbuhan dinilai pada titik usia 0, 3, 6, 9, dan 12 bulan berdasar kondisi rumah, kebersihan lingkungan dan perilaku pengasuhan dilakukan menggunakan  uji T-Independen. Kondisi rumah meliputi variabel dinding, atap rumah dan ketersediaan kamar mandi.Kondisi lingkungan adalah kebersihan lingkungan didalam dan diluar rumah.Perilaku pengasuhan meliputi pemberian ASI, kolostrum dan kebiasaan merokok dalam rumah.Hasil menunjukkan Rerata anak berada di status gizi normal.pertumbuhan anak terganggu mulai usia 3 bulan dan terus berlanjut sampai 12 bulan. Tidak terdapat perbedaan signifikan pada pertumbuhan anak berdasar kondisi rumah, kebersihan didalam dan diluar rumah dan kebiasaan merokok dalam rumah.Terlihat ada perbedaan pertumbuhan pada anak yang bermakna, anak yang di berikan ASI saja dan anak yang diberikan keseluruhan kolustrum lebih baik pertumbuhannya dibandingkan sebaliknya

 


Keywords


pertumbuhan anak; Z-score BB/U

References


Azwar A. Kecenderungan masalah gizi dan tantangan di masa datang. Pertemuan advokasi program perbaikan gizi menuju keluarga sadar gizi; 27 September 2004; Jakarta, 2004.p.1-16.

Welasasih BD dan Wirjatmadi RB. Beberapa faktor yang berhubungan dengan status gizi balita stunting. The Indonesian Journal of Public Health. 2012; 8(3):99-104.

Indonesia, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. Laporan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013. Jakarta Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, 2013.

United Nations Children’s Fund. [UNICEF]. The state of the world’s children. Oxford: Oxford University Press, 1998.

Krieger J, and Higgins DL. Housing and health: time again for public health action. Am J Public Health. 2002;92:758-768.

Moehji S. Ilmu gizi: pengetahuan dasar ilmu gizi. Jakarta: PT Bhratara, 2002.

Setyawati B, Pradono J, Rachmalina R. Peran iIndividu, rumahtangga dan pelayanan kesehatan dasar terhadap status gizi buruk pada balita di Indonesia. Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. 2015;25(4):227-234.

Black RE, Victora CG, Walker SP, Bhutta ZA, Christian P, de Onis M, et al. Maternal and child. undernutrition and overweight in low-income and middle-income countries. Lancet. 2013;382:427–51.

Bhutta ZA, Das JK, Rizvi A, Gaffey MF, Walker N, Horton S, et al. Evidence-based interventions for improvement of maternal and child nutrition: what can be done and at what cost?. Lancet. 2013;382:452–77.

Fitriyah H dan Sulistyawati T. Hubungan status pemberian ASI eksklusif dengan kejadian morbiditas pada bayi umur 7-12 bulan di Kota Semarang. Jurnal Dinamika Kebidanan. 2013;3(1):1-16.

Tobacco Control Support Centre (TCSC) Indonesia. Kendali tembakau tani. Jakarta: TCSC, 2010.

World Health Organization [WHO]. Smoking statistics, global. 2006 [cited June 06, 2016]. Available from: http://www.wpro. who.int/media_centre/fact_sheets/fs_20060530.htm

Best CM, Sun K, de Pee S, Sari M, Bloem MW, Semba RD. Paternal smoking and increased risk of child malnutrition among families in rural Indonesia Tob Control. 2008;17(1):38-45.

Chowdhury F, Chisti MJ, Hossain MI, Malek MA, et al. Association between paternal smoking and nutritional status of under-five children attending Diarrhoeal Hospital, Dhaka, Bangladesh. Acta Paediatrica. 2011;100(3):390-395.

Candra A. Hubungan underlying factors dengan kejadian stunting pada anak 1-2 th. Journal of Nutrition and Health 2013;1(1):1-12.

Simanjuntak EN. Gambaran pengetahuan ibu tentang pola pemberian ASI, MP-ASI dan pola penyakit pada bayi usia 0-12 bulan di Dusun III Desa Limau Manis Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang. Skripsi. Medan: FKM-Universitas Sumatera Utara, 2007.

Indonesia, Direktorat Bina Gizi Masyarakat, Departemen Kesehatan RI. Pesan-pesan tentang IMD dan ASI eksklusif untuk tenaga kesehatan dan keluarga Indonesia. Jakarta: Direktorat Bina Gizi Masyarakat, Departemen Kesehatan RI, 2008.

Indonesia, Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI. Situasi dan analisis ASI eksklusif: disajikan dalam Pekan ASI Internasional 1-7 Agustus 2014.

Suriaatmaja S. Kapita salekta gastroenterologi anak. Jakarta: CV Sagung Seto, 2007.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Penelitian Gizi dan Makanan ( p-ISSN: 0125-9717. e-ISSN: 2338-8358) is published by National Institute of Health Research and Development, Ministry of Health of Republic of Indonesia

http://ejournal.litbang.depkes.go.id/index.php/pgm/


Indexed by:

Statistik Pengunjung: View My Stats
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.