USIA MENARCHE PADA ANAK PEREMPUAN BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI, KONSUMSI MAKANAN DAN AKTIVITAS FISIK

Rummy Islami Zalni, Heryudarini Harahap, Sri Desfita

Abstract


Abstract

Background: Menarche is the first menstrual periods that occurs during puberty of a girl. Nowadays, there is a tendency of puberty child age to become earlier.

Objective: The study aims to determine the average age of menarche and age-related factors in children.

Method: The study was conducted in all public elementary schools in Marpoyan Damai sub-district, Pekanbaru. The type of research used is analytical cross-sectional study. The samples were children who had menarche as many as 110 girls, with criteria menarche maximum three months ago. Independent variables studied are nutritional status, fat intake, frequency of junk food consumption, physical activity, maternal menarche age, and parents income. Data analysisis done by multiple linear regression.

Results: This study found the mean age of menarche of children 11.9 years earlier than the mean age of maternal menarche is 12.9 years. The variables associated with menarche age are nutritional status (β=-0.2), fat intake (β=-0.02), frequency of junk food consumption (β=-0.3), and physical activity (β= -0.07).

Conclusion: Menarche was associated with nutritional status, fat intake, frequency of junk food, and physical activity. It is recommended for community health center to do counseling to school about reproductive health and balanced diet. For the school, it is recommended to provide healthy canteen.

Keywords: Physical activity, Fat intake, Junk food consumption, Age of menarche, Nutritional status

 

Abstrak

Latar Belakang: Menarche adalah menstruasi yang pertama terjadi pada masa pubertas seorang anak perempuan. Saat ini ada kecenderungan usia pubertas anak menjadi semakin dini.

Tujuan: Analisis ini bertujuan untuk mengetahui rata-rata usia menarche dan faktor-faktor yang berhubungan dengan usia menarche pada anak.

Metode: Penelitian dilakukan di seluruh SD Negeri di Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru. Jenis penelitian yang digunakan adalah Analitic Cross Sectional Study. Subjek adalah anak yang sudah menarche sebanyak 110 orang, dengan kriteria menarche maksimal tiga bulan yang lalu. Variabel independen yang diteliti adalah status gizi, asupan lemak, frekuensi konsumsi junk food, usia menarche ibu, aktivitas fisik, dan penghasilan orang tua. Analisa data dilakukan dengan regresi linier berganda.

Hasil: Penelitian ini menemukan rata-rata usia menarche anak 11,9 tahun, yang lebih dini dibandingkan rata-rata usia menarche ibu yaitu 12,9 tahun. Variabel yang berhubungan dengan usia menarche adalah status gizi (β=-0,2), asupan lemak (β=-0,02), frekuensi konsumsi junkfood (β=-0,3), dan aktivitas fisik (β=0,07).

Kesimpulan: Menarche berhubungan status gizi, asupan lemak, frekuensi konsumsi junk food, dan aktivitas fisik. Disarankan kepada Puskesmas untuk melakukan penyuluhan ke sekolah tentang kesehatan reproduksi dan gizi seimbang. Bagi pihak sekolah dianjurkan untuk menyediakan kantin sehat.

Kata kunci: Aktivitas fisik, Asupan lemak, Konsumsi junk food, Status gizi, Usia menarche


Keywords


Physical activity, Fat intake, Junk food consumption, Age of menarche, Nutritional status

References


Proverawati dan Misaroh. Menarche, Menstruasi pertama penuh makna. Yogyakarta: Nuha Medika; 2009.

Danubio ME, Sanna E. Secular changes in human biological variables inWestern Countries: an updated review and synthesis. J Anthropol Sci. 2008; 86: 91-112. Diakses 8 Februari 2017.

Talma H, Schonbeck Y, van Dommelen P, Bakker B, van Buuren S, HiraSing RA. Trends in Menarcheal Age between 1955 and 2009 in the Netherlands. LoS ONE. 2013; 8(4): e60056. doi:10.1371/journal.pone.0060056. Diakses 9 Februari 2017.

McDowell MA, Brody DJ, Hughes JP. Has age at menarche changed?Results from the National Health and Nutrition Examination Survey(NHANES) 1999–2004. J Adolesc Health. 2007; 40: 227–231.Diakses 14 Februari 2017.

[Kemenkes] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Riset Kesehatan Dasar 2010. Jakarta: Kemenkes RI; 2010.

Amalia N, Sari K, Rosha BC. Status tinggi badan pendek berisiko keterlambatan usia menarche pada perempuan remaja usia 10 – 15 tahun. Penel Gizi Makan. 2012; 35(2): 150-158. Diakses 14 Februari 2017.

Kivimäki M, Lawlor DA, Smith GD, Elovainio M, Jokela M, Keltikangas-Ja¨rvinen L, Vahtera J, Taittonen L, Juonala M, Viikari JSA, Raitakari OT. Association of age at menarche with cardiovascular risk factors, vascular structure, and function in adulthood: the Cardiovascular Risk in Young Finns study. Am J Clin Nutr. 2008; 87:1876–82. Diakses 8 Februari 2017.

Gong T, Wu QJ, Vogtmann E, Lin B, Wang YL. Age at menarche and risk of ovarian cancer: A meta-analysis of epidemiological studies. Int. J. Cancer. 2013; 132:2894–2900. DOI: 10.1002/ijc.27952. Diakses 8 February 2017.

Al-Awadhi N, Al-Kandari N, Al-Hasan T, AlMurjan D, Ali S, Al-Taiar A. Age at menarche and its relationship to body mass index among adolescent girls in Kuwait. BMC Public Health. 2013;13: 29. http://www.biomedcentral.com/ 1471-2458/13/29. Diakses 8 Februari 2017.

Morris DH, JonesME, Schoemaker MJ, Ashworth A, Swerdlow AJ. Determinants of age at menarche in the UK: analyses from theBreakthrough Generations Study. Br J Cancer. 2010; 103(11): 1760 – 1764. Diakses 8 Februari 2017.

Merzenich H, Boeing H, Wahrendorf J. Dietary Fat and Sports Activity as Determinants for Age at Menarche. Am J of Epidemiol. 1993;138 (4): 217 – 224. Diakses 13 Februari 2017.

Wulansari NA. Hubungan konsumsi junk food dan media informasi terhadap menarche dini pada siswi Sekolah Dasar di Surakarta [naskah publikasi]. Surakarta: Universitas Muhammadiyah; 2012. Diakses 7 Februari 2016.

Lee EY, Pabayo R, Kawachi I. Timing of Spermarche and Menarche are Associated with Physical Activity and Sedentary. Behavior Among Korean Adolescents. Osong Public Health Res Perspect. 2016; 7(4): 266 – 272. Diakses 25 Februari 2017.

Kaplowitz PB. Link between body fat and the timing of puberty. Pediatrics. 2008; 121(3): s208-217.Diakses 25 Februari 2017.

Quennell JH, Mulligan AC, Tups A, XinHuai L, Phipps SJ, Kemp CJ, Herbison AE, GrattanDR, Anderson GM.Leptin indirectly regulates gonadotropin-releasing hormone neuronal function. Endocrinology. 2009; 150 (6):2805-2812. doi: 10.1210/en.2008-1693. Diakses 13 Februari 2017.

Zalni RI. Usia Menarche pada Siswi SD Negeri di Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru Tahun 2016. Pekanbaru: Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Sekolah Tinggi Kesehatan Hang Tuah Stikes Hangtuah. Disertasi. 2016.

[WHO] World Health Organization, Child Growth Standards: Length/Height-for-Age, weight-for-Age, Weightfor-Lenght, weight-for-Height and Body Mass Index-for-Age Methods and Development. Geneva Swizerland:WHO, 2007. Available online http://www.whi.int/childgrowth/ standars/Technicalreport.pdf. Diakses 20 Mei 2016.

Trentham-Dietz A, Nichols HB, Remington PL, Yankee L, Hampton JM, Newcomb PA, Love RR. Correlates of age at menarche among sixth grade student in Wisconsin. Wisconsin Medical Journal. 2005; 104 (7):65-69.Diakses 20 Mei 2016.

Tudor-Locke C, Craig CL, Beets MW, Belton S, Cardon GM, Duncan S, Hatano Y, Lubans DR, Olds TS, Raustorp A, Rowe DA, Spence JC, Tanaka S and Blair SN. How Many Steps/Day are Enough? for Children and Adolescents. International Journal of Behavioral Nutrition and Physical Activity. 2011; 8(78). http//www.ijbnpa.org/content/8/1/78. Diakses 20 Februari 2016.

[Kemenkes] Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Riskesdas dalam Angka Provinsi Riau 2013. Jakarta: Lembaga Penerbitan Badan Litbangkes; 2013.

Dieny FF. Permasalahan gizi pada remaja putri. Yogyakarta: Graha Ilmu; 2014.

Siswianti. Hubungan berat badan, persen lemak tubuh, status gizi (IMT/U), umur menarche ibu dengan umur menarche pada siswi di SDN Cikaret 01 Cibinong Kabupaten Bogor [skripsi]. Depok: FKM UI; 2012. Diakses 10 Februari 2016.

Aryati. Usia menarche pada siswi SD dan SLTP dikota Bandung. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional. 2007; 2 (6). Diakses 20 February 2016.

Susanti AV. Faktor risiko kejadian menarche dini pada remaja di SMPN 30 Semarang. Journal of Nutrition College. 2012; 1 (1): 386-400.Diakses 20 February 2016.

Putri RD dan Meilani. Analisis faktor hubungan usia menarche dini.Jurnal biometrika dan kependudukan. 2013; 2 (1): 42-50. Diakses 7 February 2016.

Brabant G, Muller G, Horn R, Anderwald C, Roden M, Nave H. Hepatic leptin signaling in obesity. The FASEB Journal. 2005; 19: 48-50. Diakses 1 Maret 2017.

Paracchini V, Pedotti P, Taioli E. Genetics of leptin and obesity. American Journal of Epidemiology. 2005; 162(2): 101-14. Diakses 1 Maret 2017.

Tiryaki-Sonmez G, Ozen S, Bugdayci G, et.al. Effect Of Exercise On Appetite-Regulating Hormones In Overweight Women. Biol. Sport. 2013; 30:75-80. Diakses 1 Maret 2017.

Braithwaite D, Moore DH, Lustig RH, Epel ES, Ong KK, Rehkopf DH Wang MC, Miller SM, Hiatt RA. Socioeconomic status in relation to early menarche among black and white girls. Cancer Causes Control. 2009; 20:713–720. Diakses 1 Maret 2017.


Full Text: PDF

Jurnal Kesehatan Reproduksi (p-ISSN: 2087-703X, e-ISSN: 2354-8762) indexed by: