KARAKTERISTIK, PENGETAHUAN DAN SIKAP PASANGAN USIA SUBUR TENTANG PENYAKIT MENULAR SEKSUAL DI KLINIK “Y” KABUPATEN INDRAGIRI HULU

Rini - Harianti, Nurbaiti Nurbaiti

Abstract


Background: The sexually transmitted diseases in merried couples of reproductive age are one of problem reproductive health until now still occurred.

Objective: This study aimed to analyze the independent variables (characteristics, knowledge, and attitudes of respondents) who are more involved (dominant) related to sexually transmitted diseases in clinic “Y”, Indragiri Hulu.

Methods: This research is a quantitative study with cross-sectional design. The sample consist of 30 respondens selected by accidental sampling. The research was conducted in May-June 2015 in clinic “Y” in Indragiri Hulu. The data were analyzed with univariate, bivariate, and multivariate methods.

Results: The merried couples of reproductive age with high knowledge were 0.020 times more than high in old adult age compared with young adult age; marital status were 17.295 times more than high compared with non-marital status. The dominant variables on attitude is age and marital status.

Conclusion: This study showed that there was a relationship between age and marital status with attitude in couples of reproductive age in clinic “Y” in  Indragiri Hulu.

 


Keywords


characteristics, knowledge, attitude, merried couples of reproductive age, sexually transmitted diseases

References


Widyastuti Y, Rahmawati A, Purnamaningrum YE. 2009. Kesehatan Reproduksi. Yogyakarta : Fihamaya

Wijoyono. 2010. Tanda dan Gejala Tertular Penyakit Menular Seksual. Available from: http://www.seksualitas.net/tanda-dan-gejala-tertular-penyakit-menular-seksual-pms.htm. (2014, Desember 24)

Sarwono SW. 2011. Psikologi Remaja. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada

[Depkes RI] Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 2013. Pedoman Pemberantasan Penyakit Menular. Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Jakarta

Suparyanto. 2012. Pasangan Usia Subur. Available from:http://www.handilbakti.com/2013/06/ pasangan-usia-subur.html. (2014, Desember 24)

Hariyati. 2014. Faktor- faktor yang mempengaruhi sikap wanita usia subur tentang tentang penyakit menular seksual di Puskesmas Simpang Baru Kecamatan Tampan Pekanbaru Tahun 2014. Jurnal PSIK. Riau: Universitas Riau

Candraningsih. 2011. Hubungan tingkat pengetahuan wanita usia subur tentang kanker serviks dengan praktek deteksi dini kanker serviks di BPS TS Manyaran Semarang. Available from: http://ejournal.ac.id.ilmukeperawatan/search. (2017, Februari 28)

Soeningrum. 2013. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pengetahuan Pasangan Usia subur Tentang Penyakit Menular Seksual di Puskesmas Patuk I Patuk Gunung Kidul Yogyakarta tahun 2013 [Skripsi]. Diakses tanggal 05 Juni 2015

Iskandar F, Puspitaningrum D, Mulyanti L. Hubungan antara sikap wanita usia subur (usia 20-35 tahun) terhadap perilaku pencegahan servisitis dengan pemeriksaan skrining di kelurahan kalibanteng kulon lebdosari semarang tahun 2013. J Kebidanan [Internet]. 2013;2(2):1–5. Available from: http://jurnal.unimus.ac.id/index.php/jur_bid/article/view/1023/1071

Romauli, Suryati dan Vindari, 2012. Kesehatan Reproduksi Buat Mahasiswa Kebidanan . Yogyakarta : Nuha Medika

Ginting R. 2011. Pengaruh faktor predisposing dan reinforcing terhadap keterampilan berkomunikasi waria dalam menawarkan kondom di Kota Medan [Thesis]. Medan: Universitas Sumatera Utara [ID]

Budiman. 2011. Pengetahuan dalam Sosialiasi Budaya. Pustaka Pelajar: Yogyakarta Kumalasari IY. 2013. Perilaku Berisiko Penyebab Human Imunnodeficiency Virus (HIV) Positif [online]. Semarang: Universitas Negeri Semarang

Aprilianingrum F. 2006. Faktor risiko kondiloma Akuminata Pada Pekerja Seks Komersial (Studi Kasus PSK Resosialisasi Argorejo Kota Semarang) [Thesis]. Semarang: Universitas Diponegoro [ID]

Russel. 2011. Bebas dari 6 Penyakit Paling Mematikan. Cetakan pertama, Media Pressindo: Yogyakarta

Setyawulan. 2007. Hubungan praktek pencegahan penyakit menular seksual dengan kejadian penyakit menular seksual [online]. Available from: http://digilib.unimus.ac.id/download.php?id=2004.( 2014, September 3)

Raihana NA dan Erni AJR. Pengetahuan dan Sikap Anggota DPR RI Periode 2009-2014 Terhadap Kesehatan Reproduksi. J Kesehat Reproduksi. 2014;3:143–50

Green, Lawrence W. 2000. Health Promotion Planning An Educational and Environmental Approach. London: Mayfield Publishing Company

Notoatmodjo S. 2010. Kesehatan Masyarakat Ilmu dan Seni. Jakarta: Rineka Cipta

Oktavia C. Gambaran Pengetahuan Ibu Mengenai Pemeriksaan Pap Smear di Keurahan Petisah Tengah Tahun 2009. Medan: Universitas Sumatera Utara; 2009

Notoatmodjo. Promosi Kesehatan, Teori dan Aplikasi. 2005. Jakarta: Rineka Cipta

Saroha. 2009. Usia Subur terhadap Infeksi Menular Seksul. http://www.wangmuba.com/2014/02/ Memahami-sikap-pasangan-usia-subur-terhada-infeksi-menular-seksual.posted-by-saroha. html. Diakses tanggal 03 September 2014

Budiman NA, Istiarti T, Kesehatan D, Klaten K. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Praktik Wanita Pekerja Seks ( WPS ) Jalanan Dalam Upaya Pencegahan IMS Dan HIV / AIDS Di Sekitar Alun-Alun Dan Candi Prambanan Kabupaten Klaten. J Promosi Kesehat. 2008;3:120–6


Full Text: PDF

Jurnal Kesehatan Reproduksi (p-ISSN: 2087-703X, e-ISSN: 2354-8762) indexed by: