HUBUNGAN KEMATANGAN REPRODUKSI DAN USIA SAAT MELAHIRKAN DENGAN KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DI INDONESIA TAHUN 2010

Rofingatul Mubasyiroh, Teti Tejayanti, Felly Philipus Senewe

Abstract


Abstract

Background: Infant Low Birth Weight (LBW) is a major factor in increased mortality, morbidity and disability neonatal infants and children. One of biological characteristics of mothers that increases the risk of low birth weight is young gynecological age (reproductive maturity). Objective: This study aims to determine the relationship of reproductive maturity and maternal age at delivery with Infant LBW. Methods: The study design was cross-sectional with the outcome (LBW) clearly preceded by exposure (condition during pregnancy). Sample was 1562 subjects of Riskesdas 2010 namely married with first child. Birth weight data recorded in the health record book/KMS/KIA books. Multivariate analysis done by Cox regression. Result: Overall incidence of LBW was 6.1 percent. There were 11.8 percent of LBW with immaturity reproduction and 8.4 percent in women at risk on maternal age (<20 years)). The final result of multivariate analysis showed that women with immaturity reproduction and at risk on maternal age were 2.43 times having low birth weight baby compared to those with maturity reproduction and safe age of childbirth, controlled by education, iron tablet consumption, gestational age at first visit and number of ANC visits. Conclusions: Immaturity reproduction and at risk maternal age affect the incidence of LBW in Indonesia in 2010 adjusted by education, iron tablet consumption, gestational age at first visit and the number of ANC visits. Keywords: reproductive maturity, age at delivery, low birth weight

 

Abstrak

Latar belakang: Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) termasuk faktor utama dalam peningkatan mortalitas, morbiditas dan disabilitas neonatus bayi dan anak. Salah satu karakteristik biologis ibu yang memiliki peran meningkatkan risiko BBLR adalah usia ginekologi yang muda. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kematangan reproduksi dan usia ibu saat melahirkan dengan kejadian Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR). Metode: Disain studi ini adalah cross-sectional dengan outcome (BBLR) jelas didahului oleh exposure (kondisi saat hamil). Sampel penelitian adalah 1562 sampel Riskesdas 2010 yaitu wanita pernah menikah yang memiliki anak pertama dengan data berat lahirnya dicatat dalam buku catatan kesehatan/KMS/buku KIA. Analisis multivariat dengan cox regression. Hasil: Penelitian menunjukkan secara keseluruhan terdapat 6,1 persen kejadian BBLR. Terdapat 11,8 persen BBLR pada ibu dengan usia reproduksi yang belum matang dan 8,4 persen pada ibu dengan usia melahirkan berisiko. Hasil akhir multivariat menunjukkan kombinasi usia reproduksi yang belum matang dan usia saat melahirkan berisiko mempunyai risiko melahirkan bayi BBLR sebesar 2,43 kali dibandingkan usia reproduksi yang matang dan usia saat melahirkan yang aman, setelah dikendalikan faktor pendidikan, konsumsi Fe, usia kandungan saat pertama kali periksa dan frekuensi ANC. Kesimpulan: Usia reproduksi yang belum matang dan usia ibu saat melahirkan yang berisiko mempengaruhi kejadian BBLR setelah dikontrol faktor pendidikan, konsumsi Fe, usia kandungan saat pertama kali periksa,dan frekuensi ANC.

Kata kunci: kematangan reproduksi, usia saat melahirkan, BBLR


Keywords


reproductive maturity, age at delivery, low birth weight

References


update warta Berita terkini indonesia

Kementerian Kesehatan. Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2010-2014. Jakarta: 2010.

Supariasa. Penilaian Status Gizi. Jakarta: EGC. 2001. Dalam Hubungan Kenaikan Berat Badan Ibu Hamil dengan Berat Bayi Lahir di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Muwakhidah dan Siti Zulaekah. Jurnal Penelitian Sains dan Teknologi. 2004; 5(1): 11-20.

Linda, Mai. Pengaruh Karakteristik, Perilaku, dan Sosial Ekonomi Ibu Terhadap Kelahiran Bayi BBLR (Berat Badan Lahir Rendah) di Kabupaten Sidoarjo. [Skripsi]. Surabaya: Universitas Negeri Surabaya. 2011.

Departemen Kesehatan RI. Kajian Kematian Ibu dan Anak di Indonesia. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. 2004.

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan. Laporan Penelitian Pengembangan Model Pengendalian Masalah Kesehatan Berbasis Registrasi Kematian dan Penyebab Kematian di 12 Kabupaten/Kota di Indonesia tahun 2012. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. 2012.

Nelson. Kendrad E. Infectious Diseases Epidemiology, Theory and Practice. Massachusetts: Jones and Bartlett Publisher, Sudbury. 2005.

Institute of Medicine. Nutrition during Pregnancy part I Weight Gain. Washington: National Academy Press. 1990.

Guricci, S. Dampak Krisis Ekonomi terhadap Status Gizi Masyarakat dan Kualitas Sumber Daya Manusia. 1998. Disajikan pada Kajian Kesehatan FKM Peduli 1998 di FKM UI Depok.

Lemeshow, S. Et al. Besar Sampel dalam penelitian kesehatan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. 1997.

A.A.M. Silva, M.A. Barbieri, U.A. Gomes, & H. BettioI. Trends in low birth weight: a comparison of two birth cohorts separated by a 15-year interval in Ribeirao Preto, Brazil. Bulletin of the World Health Organization. 1998; 76 (1): 73-84

Nursyarifah, Irma. Lingkar Lengan Atas pada Ibu Hamil Remaja sebagai Faktor Dominan terhadap Berat Lahir Bayi di Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat tahun 2013. [Tesis]. Depok: FKM UI.

Suriani, Oster. Determinan yang Berhubungan dengan Kejadian Komplikasi Persalinan 5 tahun di Indonesia tahun 2010.

Cunningham, F G, Gant, N F, Leveno, K J, Gilstrap-III, L C, Haulth, J C, Wenstrom, K D. Obstetri Williams Volume I. Jakarta: EGC. 2005.

Prawirohardjo,S. Ilmu Kebidanan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. 2008.

Collins, JW, et.al.,. Very Low Birth Weight in African American Infants: The Role of Maternal Exposure to Interpersonal Racial Discrimination. American Journal of Public Health. Dec 2004; 94 (12), pp2132-8.

Neilsen, Jennifer, et al., High gestational weight gain does not improve birth weight in cohort of African American adolescents. USA: American Journal Clinic Nutrition. 2006; 84: 183-9.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



free hit counter
View My Stats

Creative Commons License
Jurnal Kesehatan Reproduksi is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International Licence

Main indexing by: