FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS ANEMIA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS AIR DINGIN KECAMATAN KOTO TANGAH, KOTA PADANG

Putri Aulia Azra, Bunga Christitha Rosha

Abstract


Latar Belakang : Anemia pada kehamilan saat ini masih menjadi masalah utama yang diderita oleh hampir separuh wanita hamil di seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia. Anemia pada kehamilan merupakan “potential danger to mother and child” (potensial membahayakan ibu dan anak). Secara umum, penyebab utama anemia kehamilan adalah kekurangan zat besi yang timbul sebagai akibat dari peningkatan penggunaan zat besi untuk janin.

Tujuan : menilai faktor-faktor yang hubungan dengan status anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Air Dingin, Kecamatan Kota Tangah, Kota Padang.

Metode : Jenis penelitian ini Cross sectional. Alat pengumpul data yang digunakan adalah melalui pengisian kuesioner dan sampel diambil dengan cara Simple  Random  Sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April– Mei tahun 2014 yang bertempat di Kecamatan Wilayah Kerja Puskesmas Air Dingin Koto Tangah Kota Padang. Pengolahan dan analisis data dilakukan dengan SPSS versi 16 data di analisa univariat dan bivariat dengan Uji Chi-Square pada tingkat kemaknaan 0,05.

Hasil : Sebesar 69,4 persen  ibu hamil mengalami anemia. Uji chi square menunjukkan hubungan bermakna antara umur kehamilan, suplementasi tablet besi, dan konsumsi (protein, lemak, vitamin c, dan zat besi) terhadap status anemia pada ibu hamil.

Kesimpulan : Pencegahan anemia pada ibu hamil dilakukan dengan meningkatkan konsumsi zat gizi dan peningkatan pengetahuan melalui promosi kesehatan ibu hamil mengenai anemia.


Keywords


anemia, ibu hamil, konsumsi zat gizi

Full Text: PDF

Jurnal Kesehatan Reproduksi (p-ISSN: 2087-703X, e-ISSN: 2354-8762) indexed by: