PERILAKU BERISIKO KESEHATAN DAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA PADA REMAJA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI JAWA DAN SUMATRA

Rachmalina Soerachman, Nunik Kusumawardani

PERILAKU BERISIKO KESEHATAN DAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA PADA REMAJA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI JAWA DAN SUMATRA

Abstract


ABSTRACT

Several behaviour health risks such as lack of physical activity, smoking and violence have contributed tothe health status among adolescents. Those behaviour health risks can be associated with familyrelationship, school environment and other related social cultural and economy determinants.Consequently, those behaviour risk factors may lead to certain non-communicable disease. To describe thebehaviour risk factors among adolescents and their determinant factors. This study employed a two-stagecluster sample design to produce a representative sample of students in 7th-9th grade, aged 13 — 15 years.In this study 3,116 questionnaires were completed in 49 schools in Java and Sumatra islands. Data wasanalyzed descriptively to provide proportion of certain behavior risk factors. Data analysis was done usingEpi-info. Study showed 10.9%-21.6% of boys students in Java and Sumatra smoked a day or over in theperiod of one month. Among the smoking students about 71.1% of adolescents started smoking at aged 13years or younger. Approximately 37%- 41% adolescents experienced having physical fighting at least onceor more during the last one year. The prevalence of physical fighting was higher among boys than girls.The behavior health risks are alarming and need further specific intervention based on issues priority toimprove the health behavior among adolescents in order to prevent certain non-communicable disease inthe older age.

Keywords: Health behaviour, Factors, Students

 

ABSTRAK

Kurangnya aktifitas fisik, merokok dan kekerasan adalah beberapa perilaku yang diidentifikasi sangatberpengaruh pada kesehatan pelajar khususnya anak remaja. Perilaku-perilaku berisiko tersebut disebabkanoleh beberapa faktor diantaranya adalah lingkungan keluarga, sekolah dan lainnya yang akibatnya dapatmenjurus ke masalah penyakit tidak menular. Studi ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku-perilakuberisiko pada pelajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Responden penelitian adalah pelajar usia13-15 tahun di 49 sekolah di Pulau Jawa dan Sumatra yang dipilih berdasarkan stratified random sampling.Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner oleh pelajar sendiri. Analisa data menggunakanEpi-info. Sebanyak 10.9% - 21.6% of pelajar laki-laki di Jawa-Sumatra merokok sehari atau lebih darisehari dalam jangka waktu sebulan terakhir. Diantara pelajar yang merokok tersebut, 71.1% diantara mulaimerokok umur 13 bahkan sebelum umur 13 tahun. Sebanyak 37%-41% pelajar di Jawa-Sumatra pernahberkelahi sekali atau lebih dalam kurun waktu setahun terakhir. Prevalens perilaku berkelahi lebih tinggipada pelajar laki-laki dari pada pelajar perempuan. Sebagian besar masalah kesehatan pelajar ternyatamasih kurang mendapat perhatian dari kesehatan masyarakat. Temuan diatas perlu mendapat tindak lanjutlebih khusus dan ditujukan pada pelajar, terutama mengenai perilaku hidup bersih dan sehat yang sesuaidengan tingkatan pelajar. Hal ini untuk mencegah timbulnya penyakit tidak menular akibat perilakuberisiko tersebut.

Kata kunci: factor risiko perilaku, pelajar, penyakit tidak menular


Keywords


Health behaviour, Factors, Students

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



View JEK Statistics

Lisensi Creative Commons
Jurnal Ekologi Kesehatan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.

Jurnal Ekologi Kesehatan (The Indonesian Journal of Health Ecology, p-ISSN: 1412-4025, e-ISSN: 2354-8754) has been indexed by: