UPAYA PENCEGAHAN DAN PENYEMBUHAN PENYAKIT PADA BAYI DAN ANAK BERDASARKAN KONSEPSI BUDAYA

Kasnodihardjo Kasnodihardjo, Tri Juni Angkasawati

UPAYA PENCEGAHAN DAN PENYEMBUHAN PENYAKIT PADA BAYI DAN ANAK BERDASARKAN KONSEPSI BUDAYA

Abstract


Kabupaten Bantul Yogyakarta dapat dikatakan tingkat ekonomi masyarakatnya tergolong masih.rendah namun Indek Pembangunan Kesehatan Masyarakat ( IPKM) relatif cukup tinggi. Membalikkan suatu asumsi bahwa status kesehatan suatu masyarakat yang cukup tinggi terkait erat dengan kemajuan ekonomi masyarakat yang bersangkutan. Ada dugaan faktor sosial budaya masyarakat setempat ikut menentukan tingginya status kesehatan di daerah tersebut. Untuk itu telah dilakukan studi menggunakan pendekatan etnografi untuk mengungkap berbagai faktor sosial budaya yang terkait dengan KIA. lPenelitian dikonsentrasikan di desa Gadingsari Kecamatan Sanden Bantul berdasarkan pertimbangan kasus kematian pada ibu dan bayi/anak relatih rendah. Jenis data bersifat kualitatif maka dilakukan wawancara mendalam terhadap beberapa orang yang terdiri dari ibu-ibu yang sedang hamil, dan atau mempunyai bayi atau anak balita serta orang-orang kunci yang dipilih sebagai informan sebagai sumber informasi terkait dengan kesehatan ibu dan anak. Tulisan ini merupakan bagian dari hasil studi tersebut yang lebih menekankan pada pembahasan tentang konsepsi budaya yang mendasari upaya pencegahan dan penyembuhan penyakit pada bayi atau anak yang dilakukan masyarakat terkait dengan tinggingginya status kesehatan masyarakat. Masih adanya pehatian secara khusus masyarakat setempat terhadap kejadian sakit pada bayi dan anak balita yang dipercaya karena mahluk halus yang diungkapkan dengan istilah “sawan”. Secara nalar ugkapan kejadian sakit pada bayi karena “sawan” kurang sesuai dengan konsepsi-konsepsi kesehatan bio medikal. Akan tetapi dari sisi lain ada hal yang positip yaitu mencermikan adanya kesadaran yang tinggi untuk memberi perhatian khusus terhadap anak yang masih bayi atau balita untuk dijaga keselamatan dan kesehatannya dari gangguan yang tidak diinginkan.. Berbagai ritual khusus dilakukan oleh orang tua untuk mencegah dan mengobati terjadinya bayi atau anaknya yang masih balita sakit yang dipercaya karena “sawan”. Konsep anak sebagai momongan yang semula berkaitan dengan kebahagiaan batiniah dari keluarga telah berkembang menjadi tidak hanya terbatas pada kepuasan ekonomi dan sosial tetapi anak merupakan investasi bagi orang tua yang diharapkan dapat mengangkat derajat orang tua baik mengenai status sosial maupun ekonominya. Dengan demikian anak harus dijaga kesehatannya. Anak jika sakit akan segera diobati dengan mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan yang ada tidak menunda-nunda lagi dengan hanya diobati sendiri atau dibawa ke pengobat tradisional, walaupun masih memanfaatkan jasa tenaga kesehatan tradisional (dukun bayi). untuk pemeliharaan kesehatan dan kebugaran bayi atau anak. Orientasi nilai terhadap anak tersebut membawa konsekwensi logis bahwa setiap keluarga yang mempunyai bayi atau anak balita harus siap dengan dana kesehatan digunakan untuk memelihara kesehatan anak-anaknya.

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



View JEK Statistics

Lisensi Creative Commons
Jurnal Ekologi Kesehatan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.

Jurnal Ekologi Kesehatan (The Indonesian Journal of Health Ecology, p-ISSN: 1412-4025, e-ISSN: 2354-8754) has been indexed by: