BEBERAPA ASPEK PERILAKU VEKTOR MALARIA NYAMUK AN. SUNDAICUS (THEOBALD) DI LAMPUNG, SUMATERA

Supratman Sukowati, Shinta Shinta, Suwito Suwito, Amelia Savitri, William Hawley, Tom Burkot, Neil Lobo, Frank Collins

BEBERAPA ASPEK PERILAKU VEKTOR MALARIA NYAMUK AN. SUNDAICUS (THEOBALD) DI LAMPUNG, SUMATERA

Abstract


Malaria merupakan salah satu penyakit tular vektor yang menjadi masalah kesehatan masyarakat, dan masih sering menimbulkan kejadian luar biasa di Indonesia. Dari 82 spesies Anophele yang ditemukan, diantaranya telah dikonfirmasi dapat berperan sebagai vektor malaria di Indonesia. Pengendalian vektor masih merupakan salah satu cara intervensi yang effektif untuk memutus rantai penularan malaria, oleh karena itu pemahaman tentang bio-ecologi s merupakan hal penting sebagai dasar untuk menentukan strategi pengendaliannya. Beberapa aspek perilaku vektor mempunyai dampak langsung dan tidak langsung untuk menentukan intervensi pencegahan dan pengendalian malaria. Penelitian dilakukan dengan human landing (HLC) dan resting collection. Artikel ini membahas hasil penelitian tentang beberapa aspek perilaku vektor malaria dari populasi Lampung pada bulan September 2008-bulan Agustus 2009. Sembilan spesies nyamuk Anopheles ditemukan di dua daerah di Lampung selama penelitian, yaitu: An. sundaicus, An. vagus, An. tesselatus, An. barbirostris, An. vagus, An.minimus, An. aconitus, An. subpictus, dan An.annularis[t1] , dan nyamuk An. sundaicus merupakan spesies yang dominan yang berperan sebagai vektor malaria. Kepadatan populasi nyamuk An. sundaicus yang dinyatakan dalam man biting rate () di Padang Cermin [t2] di luar rumah 18,1 pada bulan September 2008 dan 113,78 pada bulan Desember 2008, sedangkan di dalam rumah berturut turut dari 25,78 and 102. 44 pada bulan September dan Desember 2008. Nyamuk An. sundaicus di daerah Lampung cenderung bersifat outdoor biter,[t3] disamping itu kepadatan populasi di dalam dan di luar rumah tidak saling mempengaruhi[t4] . Puncak kepadatan dari An. sundaicus dilaporkan terjadi pada bulan Nopember pada waktu itu masih musim kemarau, dan puncak kepadatan kedua terjadi pada bulan Maret dan bulan April, serta bulan Juni 2009[t5] . Selama musim kemarau kepadatan populasi cenderung lebih tinggi dibanding musim penghujanPopulasi An. sundaicus di daerah penelitian ditemukan aktif menghisap darah sepanjang malam, mulai aktif dari matahari terbenam, berlansung sepanjang malam sampai matahari terbit danpuncak aktivitasnya beragam dari waktu ke waktu. Namun demikian, lebih banyak ditemukan puncak aktivitas terjadi setelah tengah malam sampai pukul tiga pagi. Nyamuk An. sundaicus di daerah Lampung bersifat anthropophilic[t6] , exophagic[t7] , and exophilic. Spesies ini hanya ditemukan dalam jumlah yang sangat kecil hinggap di dalam rumah, disamping itu juga tidak mudah menemukannya beristirahat di luar rumah di dua daerah penelitian.

[t1]The results do not mention any species other than sundaicus so you should not include these species in the abstract or alternatively a section in the results should give data about what species were collected

[t2]It is unclear if the MBRs in this sentence are for all anopheles species combined or just sundaicus.

[t3]The previous sentence contradicts this – in that it shows no difference in indoor and outdoor biting rates

[t4]It is not clear what is meant 0

[t5]It appears that these secondary peaks may just be random variations and not true peaks – if statistical analyses shows that there are significantly higher, than leave this statement in, otherwise, probably should remove.

[t6]Do you have any data to present in this manuscript to document this statement?

[t7]It appears to be both exo- and endophilic with equal indoor and outdoor feeding


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



View JEK Statistics

Lisensi Creative Commons
Jurnal Ekologi Kesehatan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.

Jurnal Ekologi Kesehatan (The Indonesian Journal of Health Ecology, p-ISSN: 1412-4025, e-ISSN: 2354-8754) has been indexed by: