SAFE AREA FOR RESIDENTIAL POPULATION TO RESIDE NEAR LIMESTONE MINING: A RISK MANAGEMENT APPROACH

Ujang Soleh Suryaman, Abdur Rahman

SAFE AREA FOR RESIDENTIAL POPULATION TO RESIDE NEAR LIMESTONE MINING: A RISK MANAGEMENT APPROACH

Abstract


Di Sukabumi, batu kapur ditambang oleh penduduk setempat tanpa pengendalian bahaya yang memadai. Untuk mengestimasi risiko kesehatan akibat pajanan penambangan kapur dan menentukan lokasi aman untuk penduduk di sekitarnya, telah dilakukan analisis risiko kesehatan lingkungan untuk partikulat tersuspensi total (TSP) dan PM10 di Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi. TSP dan PM10 diukur di lokasi penambangan dan di 10 tempat pemukiman dengan interval koaksial sekitar 500 m. Berat badan dan waktu kontak pemajanan diukur dari 110 orang penduduk lelaki dan perempuan dewasa yang dipilih secara acak dari 6.523 rumah tangga di sekitar lokasi penambangan. Estimasi risiko kesehatan, yang dinyatakan sebagai risk quotient (RQ), dihitung dari rata-rata asupan harian TSP dan PM10 dan dosis referensinya (RfC). Risiko kesehatan dianggap ada dan perlu dikendalikan jika RQ>1. Hasil estimasi menunjukkan bahwa hanya sekitar 9% penduduk Desa Padabeunghar yang aman dari risiko kesehatan oleh pajanan debu partikulat sepanjang hidup mereka. Dengan RQ gabungan yang berkisar 0,67 sampai 13, lokasi yang aman untuk dihuni berada mulai dari 4 km dari pusat pertambangan ke luar, sedangkan menurut baku mutu lingkungan udara ambien (PP 41/1999) lokasi aman mulai dari 3 km. Konsentrasi TSP dan PM10 yang terukur masing-masing 23-1.606 dan 10-175 μg/M3, sedangkan menurut rumusan manajemen risiko masing-masing 81 μg/M3 dan 57 μg/M3. Angka tingkat aman ini, yang lebih rendah dari ketentuan PP 41/1999 sebesar 90 μg/M3 untuk TSP, dapat dicapai dengan menurunkan laju penambangan dari 25 ton/hari menjadi 6,3 ton/hari, atau dengan memindahkan tungku pembakaran kapur ke lokasi yang lebih jauh dari pemukiman

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



View JEK Statistics

Lisensi Creative Commons
Jurnal Ekologi Kesehatan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.

Jurnal Ekologi Kesehatan (The Indonesian Journal of Health Ecology, p-ISSN: 1412-4025, e-ISSN: 2354-8754) has been indexed by: