Deteksi Penyebab dan Sebaran Kasus Kejadian Luar Biasa Hand Foot and Mouth Diseases (HFMD) Tahun 2008-2012

Nike Susanti, Herna -, Sinta Purnamawati, Vivi Setiawaty

Deteksi Penyebab dan Sebaran Kasus Kejadian Luar Biasa Hand Foot and Mouth Diseases (HFMD) Tahun 2008-2012

Abstract


Hand, foot, and mouth disease (HFMD) is a common disease caused by human enterovirus (HEV). The symptoms and signs of infection among children typically present with vesicular exanthema on the soles of their feet, the palms of their hands and in their mouths, causing discomfort and feeding difficulties. The disease is caused by mainly Coxsackie virus A16 (CVA16) serotype. It has recently been associated with EV-71 serotype which can also cause outbreak and mortality. Currently the data of HFMD cases in Indonesia is not available yet therefore this study aims to identify and determine the distribution of HFMD cases in Indonesia from the outbreak. HFMD can be identified by RT-PCR that recognize PAN-EV gene in the first place and has to be continued to EV-71 in VP1 area. Besides using PCR, we use isolation method using tissue cultures which are RD and 293 cell linesrom. From 48 suspected cases were received in virology lab CBBTH, NIHRD. 26 out of 48 cases (54%) were caused by enterovirus and 3 out of 26 were EV-71 (6,25%). The HFMD cases distribute in all group of ages and sex but children under five is the most susceptible.

Key words: HFMD, Enterovirus, Outbreak, EV71

 

Abstrak

Hand Foot and Mouth Diseases (HFMD) atau dalam bahasa Indonesianya dikenal sebagai penyakit Kaki Tangan Kuku dan Mulut. Penyakit ini umumnya menyerang anak-anak dan menimbulkan gejala yang khas seperti terbentuknya vesikula di telapak tangan, kaki dan di rongga mulut sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman dan susah menelan. Penyebab Utama penyakit ini adalah enterovirus teruma Coxsackie A16. Belakangan ini penyakit HFMD juga berkaitan dengan EV-71 yang bisa menimbulkan Kejadian Luar Biasa dan kematian. Saat ini belum tersedia data penyebab kasus HFMD di Indonesia, oleh karna itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengidentifikasi penyebab kasus HFMD di Indonesia dari kasus kejadian luar biasa. Identifikasi penyebab penyakit HFMD bisa dilakukan dengan menggunakan methode PCR dengan mengidentifikasi adanya gen Pan EV terlebih dahulu dan dilanjutkan dengan EV-71 spesifik di area VP1. Isolasi virus juga dilakukan dengan mengkultur virus di sel RD dan 293 untuk tujuan identifikasi dan memperbanyak serta memurnikan virus dari spesimen asli. Dari 48 kasus yang diterima laboratorium Virologi Pusat BTDK, Badan Litbang Jakarta, diketahui 26 kasus (54%) disebabkan oleh enterovirus dan 3 diantaranya adalah EV-71 (6.25%). Kasus HFMD dapat terjadi pada semua golongan umur dan jenis kelamin, akan tetapi anak-anak yang berumur antara 1-5 tahun sangat rentan menderita penyakit ini.

Kata kunci : HFMD, Enterovirus, KLB, EV71


Keywords


HFMD, Enterovirus, KLB, EV71

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 License.

shopify site analytics

Jurnal Biotek Medisiana Indonesia (The Indonesian Journal of Biotechnology Medicine, ISSN: 2301-5810. EISSN: 2354-8800) is a journal published by Health Research Center and Development of Biomedical and Basic Health of Technology, National Institute of Health Reseacrh and Development, Ministry of Health of the Republic of Indonesia. Jl. Percetakan Negara No.23 Jakarta Pusat 10560 Indonesia

Indexing by:

url :http://ejournal.litbang.depkes.go.id/

 

View My Stats