Pengaruh Pendidikan Kesehatan Reproduksi oleh Sebaya Terhadap Pengetahuan dan Sikap dalam Pencegahan Seks Pranikah di SMAN 1 Sukamara, Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah

Jenny Oktarina, Hendy Muagiri Marono, Windhu Purnomo

Abstract


Adolescence is a transition period of children into adulthood. Teenagers ranges of 10-19 years. Along with the transition period, teens have a complex problem. One is the behavior of premarital sex. Factors affecting premarital sex among adolescents are lack of information and knowledge about reproductive health. Reproductive health education is a way to reduce negative impacts and prevent premarital sex. The study aims to determine the effect of peer education on knowledge of reproductive health and adolescent attitude in preventin of the pre-marital sex at SMAN 1 Sukamara, Central Kalimantan Province. It is an intervention study with a quasi-experimental design, pre and post test control group design. The samples are 50 students with 25 students at intervention and control groups, respectively. Data are analyszed was performed using paired samples t test and unpair t test. Reproductive health education is given three times. Pre-test and post test was performed to measure knowledge and attitudes. There is a signifi cant difference in the control group and the treatment group on the knowledge and behavior of teenagers. knowledge in adolescents p=0.000 (p<0.05) and attitude in adolescents p=0.014 (p<0.05). There is the infl uence of reproductive health education to improve the knowledge and attitude of adolescent in SMAN 1 Sukamara, Central Kalimantan Province.

ABSTRAK

Remaja merupakan masa transisi dari anak-anak menjadi dewasa. Usia remaja berada pada rentang 10-19 tahun. Seiring dengan masa transisi, remaja mempunyai permasalahan yang kompleks, salah satunya adalah perilaku seks pra nikah. Faktor yang mempengaruhi seks pra nikah pada remaja adalah kurangnya informasi dan pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi. Pendidikan kesehatan reproduksi merupakan salah satu cara untuk mengurangi dampak negatif dan mencegah seks pra nikah. Penelitian ini bertujuan menentukan pengaruh pendidikan kesehatan reproduksi pada pengetahuan dan sikap remaja dalam pencegahan hubungan seks pra nikah di SMAN 1 Sukamara, Provinsi Kalimantan Tengah. Jenis penelitian intervensi dengan quasi experimental (eksperimental semu) jenis pre test – post test control group design. Jumlah sampel sebanyak 50 siswa dengan masing-masing 25 orang siswa pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Analisis dengan uji t sampel berpasangan dan bebas. Variabel dependen adalah Pendidikan kesehatan reproduksi sedangkan variabel independen adalah pengetahuan dan sikap. Pendidikan kesehatan reproduksi diberikan sebanyak tiga kali. Pengetahuan dan sikap remaja signifi kan berbeda pada kelompok perlakuan dan kontrol. Pengaruh pendidikan kesehatan reproduksi meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja di SMAN 1 Sukamara, Kabupaten Sukamara.

 


Keywords


Reproductive Health Education; Knowledge; Attitude; Pre Marital Sex

References


Amrillah. 2006. Hubungan antara Pengetahuan Seksualitas dan Kualitas Kominikasi Anak Orang Tua dengan Perilaku Seksual Pranikah. Skripsi Ilmiah. Surakarta, Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah.

Arosna, Asih dwi. 2014. Pengaruh pendidikan kesehatan reproduksi terhadap pengetahuan dan sikap mahasiswa di FIK-UMS. Skripsi. Surakarta, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah.

Aryani. 2010. Kesehatan Remaja Problem dan Solusinya. Jakarta, Salemba Medika.

Azwar, S. 2011. Sikap dan Perilaku. Dalam: Sikap Manusia Teori dan Pengukurannya. 2nd edn. Yogyakarta, Pustaka Pelajar.

Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional. 2008. Kurikulum dan Modul Pelatihan Pengelolaan Pusat Informasi dan Konseling Kesehatan Reproduksi Remaja. Jakarta, BKKBN.

Badan Pusat Statistik. 2010. Data Statistik Indonesia: Jumlah Penduduk menurut Kelompok Umur, Jenis Kelamin, Provinsi, dan Kabupaten/Kota, 2005. Tersedia pada: http://demografi.bps.go.id/versi1/index.php?option=com_tabel&task=&Ite mid=1 [diakses 2 agustus 2016]

Departemen Kesehatan RI. 2009. Sistem Kesehatan Nasional. Jakarta.

Fitriani. 2011. Hubungan Pendidikan Seks Dengan Perilaku Seksual Pada Remaja di SMK Prayatna-1 Medan. Skripsi. Tersedia pada: http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/24068 [diakses 7 Agustus 2016].

Hakim, D.M. 2012. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Perilaku Seks Berisiko pada Remaja Tunarungu di Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB) Kota Padang Tahun 2010. Skripsi. Padang, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas.

Imron, Ali. 2012. Pendidikan kesehatan reproduksi remaja: peer educator dan efektivitas program PIK-KRR di sekolah. Jogjakarta, Ar-Ruzz Media.

Kementerian Kesehatan RI. 2009. Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar, RISKESDAS Indonesia Tahun 2010. Jakarta.

Kusumastuti, fadhila. 2010. Hubungan antara pengetahuan dengan sikap seksual pra nikah remaja. Karya tulis ilmiah. Surakarta, Universitas Sebelas Maret.

Luthfie R.E. 2008. Seksualitas Remaja. Tersedia pada : http.//www.bkkbn.go.id [diakses pada 4 mei 2016]

Maulana H.D.J. 2009. Promosi Kesehatan. Jakarta, EGC.

Notoatmodjo, S. 2010. Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta, Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. 2007. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta, Rineka Cipta.

Pratiwi NS, Basuki H. Analisis Langsung Perilaku Seks Pertama Pada Remaja Usia 15-24 Tahun dan Kesehatan Reproduksi. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 13 (4), 309-320.

Sarwono. S.W. 2011. Psikologi Remaja. Jakarta, Raja Grafindo Persada.

Siswanto. 2008. Berbagai faktor yang Mempengaruhi Perilaku Seksual Remaja di Jawa Tengah: Implikasinya terhadap Kebijakan dan Layanan Kesehatan Seksual dan Reproduksi. Makara Kesehatan, 10 (1) Juni, 29-40.

Sriasih, K.N.G.. 2013. Pengaruh Pendidikan Seksualitas Remaja oleh Pendidik Sebaya terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja tentang Bahaya Seks Bebas. Jurnal Skala Husada, 10 (1) April, 13-19. Poltekkes Denpasar. Tersedia pada : http://www.poltekkes-denpasar.ac.id. [diakses 1 Mei 2016]

Wahyuni, D. dan Rahmadewi. 2011. Kajian Profil Penduduk Remaja (10-24 THN): Ada apa dengan Remaja?. Pusdu BKKBN, I (6).


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Buletin Penelitian Sistem Kesehatan (Bulletin of Health System Research, ISSN 1410-2935. e-ISSN 2354-8738) published by Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Indexed on:

http://ejournal.litbang.depkes.go.id/public/site/images/tanto-hsr-man/doaj_cilik_160

Visitor Number : 

shopify traffic stats
View My Stats

Lisensi Creative Commons

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License..