PENGARUH METODE PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN MAHASISWA FARMASI DALAM ASPEK INFORMASI OBAT

Luh Putu Febryana Larasanty, Ni Luh Putu Dian Wulandari, Raden Ayu Dwi Puspita Sari

Abstract


Drug information service is one of competencies that pharmacist should have to increase patient compliance on treatment. It needs a good learning method to improve pharmacy student the ability in applying their theoretical knowledge to clinical practice in community later. The study aims to determine effect of problem based learning method on drug information systems course for the ability of drug information service by pharmacy students. The assessment is on aspects of theoretical knowledge, competence of the learning material and case solving abilities. It is a single-blind, case-control study. The study was carried out in19 months, in January 2014 to July 2015 at the Department of Pharmacy, Udayana University. The case group are pharmacy students who receive problem-based learning method, while control group are students who receive conventional teaching methods. A total 79 students are selected, consisting of 38 students in the control group and 41 students in the case group (PBL), respectively. The score of theoretical competence among students in the control group is signifi cantly higher than the case group (p = 0.047). Whereas, the competency of learning material and problem solving ability in the case group are signifi cantly higher than the case group (p = 0.000). The application of problem based learning method can improve the competencies of learning material and problem solving on drug information service by pharmacy students who take drug information systems course. The application of problem based learning method is good to be used at the pharmacy department in general to improve students soft skills, especially in applied subjects relating to clinical practice competencie among pharmacists in the community.

 

ABSTRAK

Pelayanan informasi obat merupakan salah satu kompetensi yang harus dimiliki apoteker dalam rangka meningkatkan kepatuhan pasien terhadap pengobatan. Metode pembelajaran yang baik diperlukan untuk dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa farmasi dalam mengaplikasikan pengetahuan teoritisnya dalam penerapan praktek klinis mereka di masyarakat nantinya. Tujuan penelitian ini menentukan pengaruh metode pembelajaran berbasis masalah pada mata kuliah sistem informasi obat terhadap kemampuan pelayanan informasi obat oleh mahasiswa farmasi. Penilaiannya meliputi aspek-aspek yaitu pengetahuan teoritis, penguasaan materi dan kemampuan pemecahan kasus. Desain penelitian adalah kasus kontrol single blind. Penelitian dilakukan selama 19 bulan, bulan Januari 2014 sampai dengan bulan Juli 2015 di Jurusan Farmasi Universitas Udayana. Kelompok kasus adalah mahasiswa yang menggunakan sistem pembelajaran berbasis masalah sedangkan kelompok kontrol adalah mahasiswa yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Diambil total 79 mahasiswa yang terdiri dari 38 mahasiswa untuk kelompok kontrol dan 41 mahasiswa untuk kelompok kasus (PBL). Nilai kemampuan teoritis mahasiswa pada kelompok kontrol signifi kan lebih tinggi terhadap kelompok kasus (p = 0,047). Adapun nilai kemampuan penguasaan materi dan kemampuan pemecahan kasus pada kelompok kasus signifi kan lebih tinggi terhadap kelompok kontrol (p = 0,000). Penerapan metode pembelajaran berbasis masalah mampu meningkatkan kemampuan penguasaan materi dan pemecahan kasus terkait pemberian pelayanan informasi obat oleh mahasiswa yang mengikuti mata kuliah sistem informasi obat. Penerapan metode pembelajaran berbasis masalah sangat baik untuk digunakan di Jurusan/Fakultas Farmasi secara umum agar meningkatkan kemampuan soft skill mahasiswa, terutama pada mata kuliah terapan yang berkaitan dengan kompetensi praktek klinis apoteker di masyarakat.



Keywords


Drug information, pharmacy, problem based learning

References


Bowman, J.D. 2014. Predatory Publishing, Questionable Peer Review, and Fraudulent Conferences. American Journal of Pharmaceutical Education. 78 (1), 1–6.

Camp, G. 1996. Problem-Based Learning: A Paradigm Shift or a Passing Fad? Medical Education Online. 1 (2), 1–6.

Cisneros, R.M, Salisbury-Glennon, J, Anderson-Harper, H.M. 2002. Status of Problem-Based Learning Research in Pharmacy Education: A Call for Furute Research. American Journal of Pharmaceutical Education. (66), 19–26.

de Sousa, I.C, David, J.P, dan Noblat, L.C.B. 2013. A Drug Information Center Module to Train Pharmacy Students in Evidence-based Practice. American Journal of Pharmaceutical Education. 77 (4), 1–7.

Dirhan, 2012. Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Kepatuhan Berobat dengan Derajat Sistole dan Diastole Pasien Hipertensi di Puskesmas Sukamerindu Kota Bengkulu. Jurnal Ilmiah Farmasi. 9 (1), 1–10.

Hien, H. dan Lopez, T. 2014. Developing Health Literacy Knowledge and Skills Through Case-Based Learning. American Journal of Pharmaceutical Education. 78 (1), 1–7.

Ikatan Apoteker Indonesia. 2011. Standar Kompetensi Apoteker Indoensia. Jakarta, PP IAI.

Indonesia. Undang-undang Peraturan. 2014b. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek. Jakarta, DepKes RI.

Indonesia. Undang-undang Peraturan. 2014c. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2014 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas. Jakarta, DepKes RI.

Indonesia. Undang-undang Peraturan. 2104a. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 58 Tahun 2014 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit. Jakarta, DepKes RI.

Jesus, A, Gomes, M.J, Cruz, A. 2012. A Case Based Learning Model in Therapeutics. Innovations in Pharmacy. 3 (4), 1–12.

Kurniapuri, A, Supadmi, W. 2015. Pengaruh Pemberian Informasi Obat Antihipertensi Terhadap Kepatuhan Pasien Hipertensi di Puskesmas Umbulharjo I Yogyakarta Periode November 2014. Majalah Farmaseutik. 11 (1), 268–274.

Lemeshow, S, Hormer Jr, D.W, Klar.J, dan Lwanga, S.K. 1997. Besar Sampel dalam Penelitian Kesehatan. Diterjemahkan oleh Dibyo Pramono. Yogyakarta, Gama University Press.

Mateti, U.V, Konda, S.S, Khan, M.G.I.A, Nagappa, A.N. 2014. Need for Problem-Based Learning in Clinical Pharmacy Education in India. Indian Journal of Pharmacy Practice. 7 (3), 10–13.

Novak, S, Shah, S, Wilson, J.P, Lawson, K.A, Salzman, R.D. 2006. Pharmacy Students Learning Styles Before and After a Problem-based Learning Experience. American Journal of Pharmaceutical Education. 70 (4).

Sukandi, U. 2003. Belajar Aktif dan Terpadu: Apa, Mengapa dan Bagaimana. Surabaya, Duta Graha Pustaka.

Supardi, S, Sampurno, O.D, Notosiswoyo, N. 2004. Pengaruh Penyuluhan Obat Terhadap Peningkatan Perilaku Pengobatan Sendiri yang Sesuai Aturan. Buletin Penelitian Kesehatan. 32 (4), 178–187.

Toklu, H.Z. 2013. Problem Based Pharmacotherapy Teaching for Pharmacy Students and Pharmacists. Current Drug Delivery. (10), 67–70.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Buletin Penelitian Sistem Kesehatan (Bulletin of Health System Research, ISSN 1410-2935. e-ISSN 2354-8738) published by Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Indexed on:

http://ejournal.litbang.depkes.go.id/public/site/images/tanto-hsr-man/doaj_cilik_160

Visitor Number : 

shopify traffic stats
View My Stats

Lisensi Creative Commons

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License..