FAKTOR PEMBANGUNAN WILAYAH TERHADAP STATUS GIZI BALITA DI INDONESIA

N.A. Ma’ruf, Dwi Hapsari, Ika Dharmayanti

Abstract


Economic development in Indonesia has improved a lot, but in community there are still many problems related to poverty which in turn have an impact on heath. One of the health problems that associated with poverty are malnutrition. The research aimed to determine roles of the various fi elds of development to nutritional status. The analysis used Riskesdas 2013 (Balitbangkes), PSE and IPM (BPS) data. They were analyzed using linear regression to examine the relationship of variables and the nutritional status. It showed that number of poor people, income per capita, literacy rates, adequacy of doctor and posyandu, ownership of health insurance, and knowledge of the availability of health facilities were correlated with malnutrition status of children under five. Whereas, number of midwives did not influence malnutrition status of children under five. The higher percentage of poor people infl uenced higher malnutrition status of children under fi ve. Meanwhile higher percentage of income per capita, literacy rates, adequacy of doctors and Posyandu, ownership of health insurance and knowledge of the availability of health facilities infl uenced lower malnutrition status of children under five. The development on the field of socio-economic was through additional employment, education through compulsory education, as well as the health sector by improving health services. It needs a sustained effort and long-term strategy in each area for the improvement of nutritional status of under five.


ABSTRAK

Pembangunan ekonomi di Indonesia sudah banyak mengalami peningkatan, akan tetapi di masyarakat masih banyak ditemukan masalah terkait kemiskinan yang pada akhirnya berdampak pada kesehatan. Salah satu masalah kesehatan yang terkait dengan kemiskinan yaitu gizi buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran berbagai bidang pembangunan terhadap perubahan status kesehatan gizi balita. Analisis menggunakan data Riskesdas 2013 (Balitbangkes), PSE dan IPM (BPS). Data diolah menggunakan regresi linier untuk melihat hubungan antar variabel. Analisis menunjukkan bahwa jumlah penduduk miskin, pendapatan per kapita, angka melek huruf, kecukupan jumlah dokter, kecukupan posyandu, kepemilikan jaminan pelayanan kesehatan, dan pengetahuan ketersediaan fasilitas kesehatan berperan pada status gizi balita. Sedangkan kecukupan jumlah bidang tidak berpengaruh terhadap status gizi balita. Adapun jumlah bidan tidak berhubungan terhadap status gizi Balita. Semakin tinggi persentase penduduk miskin mempengaruhi semakin tinggi prevalensi gizi kurang-buruk Balita. Sedangkan semakin tinggi pendapatan per kapita, angka melek huruf, kecukupan jumlah dokter, kecukupan Posyandu dan pengetahuan ketersediaan fasilitas kesehatan mempengaruhi semakin rendah prevalensi gizi kurang-buruk Balita. Diperlukan pembangunan antar bidang yaitu bidang sosial ekonomi melalui penambahan lapangan kerja, bidang pendidikan melalui program wajib belajar, serta bidang kesehatan dengan peningkatan pelayanan kesehatan. Diperlukan upaya yang berkesinambungan dan strategi jangka panjang di tiap bidang pembangunan untuk perbaikan status gizi balita.

 

 


Keywords


Development, nutritional status, under five

References


Badan Pusat Statistik. 2008. Indeks Pembanguna Manusia 2006-2007. Jakarta. Tersedia pada: http://www. bps.go.id/website/pdf_publikasi/IPM-2006-2007.pdf [diakses 5 Januari 2016].

Departemen Kesehatan. 2004. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 128/Menkes/ SK/II/2004 tentang Kebijakan Dasar Pusat Kesehatan Masyarakat. Jakarta.

Devi, M. 2010. Analisis Faktor-faktor yang Berpengaruh Terhadap Status Gizi Balita di Pedesaan. Jurnal Teknolologi dan Kejuruan, 33 (2): pp. 183–92.

Faturochman. 1990. Kualitas Manusia: Sumber Utama Pembangunan. Yogyakarta: Yogya Post. Tersedia pada: http://fatur.staff.ugm.ac.id/fi le/KORAN%20-%20 Kualitas%20Manusia%20Sumber%20Utama%20 Pembangunan.pdf [diakses 5 Januari 2016].

Hamdi, R. 2010. Otonomi Daerah dan Pembangunan Kesehatan di Indonesia. Alumnus Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Tersedia pada: http://www.kompasiana.com/ rizwanhamdi/otonomi-daerah-dan-pembangunankesehatan-di-indonesia_55002700a333112f7550fb 54 [diakses 12 Januari 2016].

Kementerian Kesehatan. 2015. Data dan Informasi Tahun 2014: Profi l Kesehatan Indonesia. Jakarta.

Khoiri, IF. 2009. Status Gizi Balita di Posyandu Kelurahan Padang Bulan Kecamatan Medan Baru. Skripsi. Program Studi Ilmu Keperawatan. Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara. Medan.

Kornita, SE, 2013. Peran Perguruan Tinggi dalam Pengembangan Perencanaan Pembangunan Partisipatif. Jurnal Sosial Ekonomi Pembangunan, 3 (8): pp 179-88.

Kuncoro, M. 2000. Ekonomi Pembangunan: Teori, Masalah dan Kebijakan. Edisi Pertama, UPP AMP YKPN, Yogyakarta.

Lanoh, M, Sarimin, S, Karundeng, M. 2015. Hubungan Pemanfaatan Posyandu dengan Status Gizi Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Ranotana Weru Kota Manado. Jurnal Keperawatan, 3 (2).

Linda, O, Hamal, DK. 2011. Hubungan Pendidikan dan Pekerjaan Orangtua Serta Pola Asuh dengan Status Gizi Balita di Kota dan Kabupaten Tangerang Banten. Prosiding Penelitian Bidang Ilmu Eksakta 2011. Jakarta: Prodi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka.

Octaviani, U, Juniarti, N, Mardiyah, A. 2008. Hubungan Keaktifan Keluarga dalam Kegiatan Posyandu dengan Status Gizi Balita di Desa Rancaekek Kulon Kecamatan Rancaekek. Bandung: Fakultas Ilmu Keperawatan. Universitas Padjadjaran.

Rahayu, S. 2006. Pola asuh dan status gizi anak balita keluarga penerima dan bukan penerima jaminan pemeliharaan kesehatan masyarakat miskin (JPKMM). Skripsi. Bogor: Program Studi Gizi Masyarakat dan Sumber Daya Keluarga. Fakultas Pertanian. Institut Pertanian.

Riyadi, DMM. 2000. Pembangunan Daerah Melalui Pengembangan Wilayah. Disampaikan pada Acara Diseminasi dan Diskusi Program-Program Pengembangan Wilayah dan Pengembangan Ekonomi Masyarakat di Daerah. Hotel Novotel, Bogor, 15–16 Mei 2000. Tersedia pada: http://www.slideshare. net/septianraha/30769259-pembangunandaerah [diakses 13 November 2015].

Santi, DY, Utama ,SP, Putranto, AMH. 2012. Hubungan Antara Kondisi Sosial Ekonomi dan Higiene Sanitasi Lingkungan dengan Status Gizi Anak Usia 2–5 Tahun di Kecamatan Seginim Kabupatem Bengkulu Selatan Tahun 2012. Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan. 1(2), 141–46.

Sudjilah. 2010. Ekonomi Pembangunan. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIMI), Malang. Tersedia pada: http://sudjilah.lecture.ub.ac.id/2010/05/ekonomipembangunan-2/[diakses 11 November 2015].

Suryana, S. 2011. Permasalahan Mutu Pendidikan dalam Perspektif Pembangunan Pendidikan. Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang. Tersedia pada: http://journal.unnes.ac.id/nju/index. php/edukasi/article/download/971/908. [diakses 12 Januari 2016].

Taruna, J. 2002. Hubungan Status Ekonomi Keluarga dengan Terjadinya Kasus Gizi Buruk pada Anak Balita di Kabupaten Kampar Provinsi Riau Tahun 2002. Tesis. Depok: Program Pascasarjana Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.

Todaro PM, Smith SC. 2006. Pembangunan Ekonomi, Edisi Kesembilan. Jakarta: Erlangga.

UNICEF. 1998. The State on the World Children. Oxford University Press.

Wahyudi BF, Sriyono, Indarwati R. 2014. Analisis Faktor yang Berkaitan dengan Kasus Gizi Buruk pada Balita. Jurnal Pediomaternal. 3 (1), 83–90.

Yutimah. 2011. Pembangunan Bidang Kesehatan (Kemiskinan dan Buruknya Tingkat Kesehatan), Jurusan Sosiologi Antropologi Fis Universitas Negeri Padang. Tersedia pada: http://yutimahdamazier. blogspot.co.id/2011/05/pembangunan-bidangkesehatan-artikel-1.html. [diakses 13 November 2015].


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Buletin Penelitian Sistem Kesehatan (Bulletin of Health System Research, ISSN 1410-2935. e-ISSN 2354-8738) published by Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Indexed on:

http://ejournal.litbang.depkes.go.id/public/site/images/tanto-hsr-man/doaj_cilik_160

Visitor Number : 

shopify traffic stats
View My Stats

Lisensi Creative Commons

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License..