PROFIL TETANUS NEONATORUM DALAM RANGKA KEBIJAKAN ELIMINASI TETANUS MATERNAL DAN NEONATAL DI KABUPATEN BANGKALAN PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2012–2014

Mugeni Sugiharto, Ristrini Ristrini

Abstract


Latar Belakang: Bayi dalam golden period (periode emas) sangat rentan terhadap berbagai penyakit menular, seperti tetanus neonatorum. Pemerintah Kabupaten Bangkalan mendukung kebijakan Elimination Maternal Neonatal Tetanus (EMNT) untuk menyelamatkan bayi dari infeksi tetanus neonatorum. Tujuan: identifikasi profil kasus tetanus pada bayi dalam mendukung kebijakan eliminasi tetanus di Kabupaten Bangkalan Provinsi Jawa Timur, Tahun 2012–2014. Metode: Studi menggunakan data sekunder tentang imunisasi Tetanus Toxoid dan Tetanus Neonatorum dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan. Wawancara mendalam tentang pelaksanaan kebijakan EMNT kepada Penanggung jawab program imunisasi. Hasil: Setiap tahun terdapat kejadian tetanus neonatorum (TN) di Kabupaten Bangkalan sehingga menyebabkan kematian karena saat hamil ibunya tidak diimunisasi TT, persalinan ditolong oleh dukun, perawatan tali pusat tidak hygienes seperti penggunaan gunting yang tidak steril, penggunaan ramuan tradisional sebagai obat. Untuk mencegah kasus tetanus neonatorum, Kabupaten Bangkalan menetapkan kebijakan EMNT sebagaimana dituangkan dalam strategi operasional yang harus dilaksanakan semua petugas kesehatan terkait. Pelaksanaan kebijakan EMNT belum sesuai harapan, karena kejadian kasus TN setiap tahun, cakupan TT semakin rendah sebanyak 61,7% pada tahun 2012 menjadi 59,18% pada tahun 2014. Demikian imunisasi DPT untuk bayi semakin rendah yaitu sebesar 92,8% pada tahun 2012 menjadi 88,0% pada tahun 2014. Kesimpulan: Kabupaten Bangkalan rawan tetanus termasuk tetanus neonatorum, karena cakupan imunisasi TT pada ibu hamil dan DPT pada bayi yang terus menurun setiap tahun. Kebijakan eliminasi TN tepat untuk meningkatkan cakupan imunisasi dan mencegah terjadinya TN pada bayi di Kabupaten Bangkalan. Saran: Pengelola Program imunisasi harus lebih aktif mensosialisasikan imunisasi TT melalui pelayanan ANC kepada ibu hamil dan DPT pada bayi untuk mencegah kasus tetanus.

ABSTRACT

Background: Infants in their golden period are particularly vulnerable to infectious diseases, such as neonatal tetanus. Bangkalan District Government supports policy on Elimination Maternal Neonatal Tetanus (EMNT) to save infants from neonatal tetanus infection. The study aims to identify profiles of tetanus cases among infants for support the policy on EMNT in Bangkalan District, East Java Province year 2012–2014. Methods: The study used secondary data on Tetanus Toxoid immmunization and tetanus neonatorum from Bangkalan District Health Office. In Depth interview on the policy on EMNT for the Programmer of immunization. Result: Every year there were tetanus neonatorum cases in Bangkalan District that caused deats because their mothers were not immunized by TT during pregnancies, deliveries assisted by traditional birth attendants, unhygienic cord care such as unsterile scissors and using traditional herbs for curing. To prevent tetanus neonatorum, Bangkalan District issued policy on EMNT as in the operational strategies that must conducted by all related staffs. Implementation of the EMNT policy is not as expected because there were still TN cases are each year, TT coverage tended lower as 61.7% in 2012 to 59.18% in 2014. In accordance, DPT for infants were from 92.8% to 88.0% during the same. Conclusion: Bangkalan District are prone to tetanus, including tetanus neonatorum, due to declining coverages of TT immunization among pregnant women and DPT immunization among infants each year. The policy of tetanus neonatorum elimination was appropriate to increase immunization coverage and prevents TN among infants in Bangkalan. Suggestion: Programmer immunization should be more active to disseminate TT immunization through the ANC among pregnant women and DPT for infants to prevent tetanus cases.

 


Keywords


TETANUS TOXOID, TETANUS NEONATORUM, ELIMINATION

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Buletin Penelitian Sistem Kesehatan (Bulletin of Health System Research, ISSN 1410-2935. e-ISSN 2354-8738) published by Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Indexed on:

http://ejournal.litbang.depkes.go.id/public/site/images/tanto-hsr-man/doaj_cilik_160

Visitor Number : 

shopify traffic stats
View My Stats

Lisensi Creative Commons

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License..