GAMBARAN PENGGUNAAN TEMBAKAU/ROKOK PADA TUMOR/KANKER PARU DI INDONESIA, RISET KESEHATAN DASAR 2007/2008

Betty Roosihermiatie, Suharmiati Suharmiati

GAMBARAN PENGGUNAAN TEMBAKAU/ROKOK PADA TUMOR/KANKER PARU DI INDONESIA, RISET KESEHATAN DASAR 2007/2008

Abstract


Kanker diperkirakan akan menggeser kedudukan penyakit jantung sebagai penyebab kematian paling banyak pada tahun 2010. Risiko kematian akibat kanker tersebut akan terus meningkat hingga 2030. Perkiraan tersebut didasarkan pada data organisasi kesehatan dunia (WHO) yang menyebutkan kanker mengintai sekira 12 juta warga dunia pada tahun 2008. Pada 2030 jumlah penderita kanker akan meningkat menjadi 27 juta orang dengan tingkat kematian mencapai 17 juta orang. WHO menilai, peningkatan jumlah perokok di negara berkembang menjadi pemicu jumlah penderita kanker (http://www.cancerhelps.com/perokok-aktif.htm).

Kanker paru-paru adalah tumor berbahaya yang tumbuh di paru-paru. Sebagian besar penyakit tumor/kanker paru-paru berasal dari sel-sel di dalam paru paru tetapi juga bisa berasal dari kanker di bagian tubuh lainnya yang menyebar ke paru-paru. Kanker paru merupakan kanker yang paling sering terjadi, baik pada pria maupun wanita. Kanker paru juga merupakan penyebab utama dari kematian akibat kanker. Prevalensi kanker paru di negara sangat maju sangat tinggi atau di Amerika Serikat dengan insidens sekitar 0,06%. Menurut American Cancer Society di Amerika Serikat diperkirakan terdapat 226.160 kasus baru kanker paru dan bronkus dengan 160.340 kematian pada tahun tahun 2012. Analisis data Risksdas 2007 menunjukkan bahwa tumor/ kanker paru menduduki urutan ke 13 dengan proporsi 0,6% dari 4520 responden yang didiagnosis oleh tenaga kesehatan menderita tumor atau kanker (Roosihermiatie Betty, 2009). Adapun untuk kanker paru di Indonesia menduduki peringkat 4 kanker terbanyak dan di RS Kanker Dharmais, Jakarta tahun 1998 menduduki urutan ketiga sesudah kanker payudara dan leher rahim

ABSTRACT

Introduction: lung cancer is a comm on type of cancers, either in men or women and a leading cause of deaths from cancers. It aimed to determine characteristics and pattern of tobacco use among lung tumor/cancer respondents diagnosed by health workers (doctors/nurses/midwives). Methods: this study further analyzed secondairy data from Basic Health Research or Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) year 2007/2008 Samples were taken from respondents aged 10 year old and above and also used tobacco/smoke every day or sometimes at Riskesdas 2007/2008 among 973,662 househaId members in which 228,416 people (29.7%) smoked. It was found that 14 persons were diagnosed lung tumor/cancer by health workers in past year of the research. Data were analyzed by univariat. Results showed that the majority of lung tumor/cancer patients were aged 51-70 years old, all men, tended to increase with higher education and relatively more comm on among informal workers. All the lung tumor/cancer respondents were past tobacco use/smokers, possibly they stopped use tobacco/smoking after diagnosed having lung tumor/cancer. From 3 respondents who answered duration of use tobacco/smoking, the longest was 10 year period. Meanwhile, lung tumor/cancer patients at the average were suffering for 6.9 years. Conclusions: men, higher education with occupation as informal workers tended smoking. Then, duration of use tobacco/smoking likelyassociated with incidence tumor/cancer. It suggests to enhance community knowledge on danger of tobacco use/smoking as duration of tobacco use/smoking associated with tumor/incidence on meetings at the lowest levels as Rukun Tetangga (RT), Rukun Warga (RW) to the highest level also lndonesia Islamic Commettee Fatwa on "haram" for smoking among children, teenagers and smoking in public areas should be seriously implemented.

Key words: lung tumor/cancer, characteristics, duration of tobacco use/smoking.

ABSTRAK

Pendahuluan: kanker paru merupakan kanker yang paling sering terjadi, baik pada pria maupun wanita dan merupakan penyebab utama dari kematian akibat kanker. Tujuan analisis ini untuk mengkaji karakteristik responden serta pola penggunaan tembakau/rokok pada penderita penyakit tumor/kanker paru yang didiagnosa oleh tenaga kesehatan (dokter/perawat/bidan). Metode: penelitian ini merupakan analisis data sekunder hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2007/2008. Sampel diambil dari pengguna tembakau/rokok setiap hari dan kadang-kadang yang berusia yang berusia 10 tahun ke atas. Dari responden berusia 10 tahun ke atas pada Riskesdas 2007/2008 sebanyak 973.662 anggota rumah tangga dimana 228.416 orang (29,7%) menggunakan tembakau/rokok, sedangkan yang didiagnosa menderita tumor/kanker paru oleh tenaga kesehatan dalam 1 tahun sebelum survei sebanyak 14 orang. Data dianalisis secara univariat. Hasil: menunjukkan kebanyakan penderita tumor/kanker paru berusia 51-70 tahun, semua laki-laki, cenderung meningkat dengan semakin tingginya pendidikan, dan relatif lebih banyak pada pekerja informal. Semua responden adalah mantan pengguna tembakau/rokok, kemungkinan penderita tumor/kanker paru akan berhenti menggunakan tembakau/ rokok jika telah dinyatakan menderita tumor/kanker paru. Dari yang menjawab lama menggunakan tembakau/rokok, 3 responden, paling lama merokok 10 tahun. Sedangkan rata-rata telah menderita kanker paru 6,9 tahun.

Kesimpulan: laki-laki, berpendidikan tinggi dan pekerja informal cenderung merokok. Selanjutnya, lama menggunakan tembakau/rokok
kemungkinan berhubungan .dengan kejadian tumor/kanker paru.

Disarankan meningkatkan pengetahuan masyarakat t~n~ang bahaya m~rokok yaitu r: merokok mempengaruhi kejadian tumor/kanker paru melalui pertemuan-pertemuan dI tmgkat yang palmg bawah yaitu RT, RW sampai dengan tingkat yang paling tinggi serta Fatwa Majelis Ulama lndonesia tentang fatwa haram merokok untuk anak-anak, remaja dan merokok di tempat umum perlu diimplementasikan secara sungguh-sungguh



Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Buletin Penelitian Sistem Kesehatan (Bulletin of Health System Research, ISSN 1410-2935. e-ISSN 2354-8738) published by Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Indexed on:

http://ejournal.litbang.depkes.go.id/public/site/images/tanto-hsr-man/doaj_cilik_160

Visitor Number : 

shopify traffic stats
View My Stats

Lisensi Creative Commons

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License..