Analisis model faktor risiko infeksi cacing gelang (Ascaris lumbricoides) pada murid SD di Distrik Arso Kabupaten Keerom Papua

Semuel Sandy, Maxsi Irmanto

Analisis model faktor risiko infeksi cacing gelang (Ascaris lumbricoides) pada murid SD di Distrik Arso Kabupaten Keerom Papua

Abstract


Infeksi soil transmitted helminthes (STH), merupakan penyakit neglected tropical diseases yang disebabkan oleh beberapa spesies cacing yaitu  Ascaris lumbricoides, Ancylostoma duodenale dan Trichuris trichiura. World Health organization (WHO) memperkirakan 250 juta orang terinfeksi askariasis. Kondisi geografis, sosial-budaya, ekonomi, pendidikan, perubahan iklim merupakan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi infeksi askariasis. Jumlah kasus kecacingan di Kabupaten Keerom  yaitu 599 kasus pada  tahun 2011, identifikasi faktor-faktor risiko terhadap penularan penyakit askariasis dapat digunakan mengembangkan metode intervensi yang efektif dan efisien. Penelitian ini menggunakan desain potong lintang (cross sectional) dengan lokasi di Distrik Arso, Kabupaten Keerom pada bulan September-Desember 2012. Sampel merupakan murid SD kelas 3 – 6 sebanyak 224 murid SD yang bersedia ikut dalam penelitian. Pengambilan data faktor risiko menggunakan kuesioner terstruktur, pengukuran antropometri dan kadar Hemoglobin (Hb) menggunakan Quick Chek Hb-meter. Spesimen tinja diperiksa menggunakan metode Kato-Katz untuk menemukan telur cacing gelang (A. lumbricoides). Analisis data menggunakan statistik bivariat   (Chi Square) dan multivariat (logistik berganda). Hasil penelitian menunjukkan  prevalensi askariasis 23,2 % (N = 224 responden) sedangkan yang menjadi faktor risiko dari analisis multivariate yaitu jenis lantai rumah [OR 0,436 ; (95% KI 0,217-0,876) ; p = 0,02 ] , kebiasaan mencuci tangan sebelum makan [ OR 0,05 ; (95% KI 0,009-0,288) p = 0,001 ] dan setelah buang air besar [ OR 0,05 ; (95% KI 1,292-23,181) p = 0,021 ].  Prevalensi askariasis pada murid SD di Distrik Arso Kabupaten Keerom cukup tinggi sehingga masih menjadi permasalahan kesehatan. Diperlukan suatu intervensi yang efektif dan efisien untuk menurunkan jumlah kasus cacingan.

Keywords


Askariasis; Anemia Body mass index (BMI) ; Ascaris lumbricoides

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats
Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.