Resistance status of Aedes aegypti larvae to temephos in West Banjarmasin

Istiana Istiana, Farida Heriyani, Isnaini Isnaini

Resistance status of Aedes aegypti larvae to temephos in West Banjarmasin

Abstract


Abstract

Temephos has been used in controlling vector of dengue hemorrhagic fever, Aedes aegypti since long time ago. Long and continous usage of insecticides can increase the occurrence of resistance. This research aim to know the resistance of Ae. aegyptiin West Banjarmasin. We used experimental study with post test only with control group design. There were 8 groups of temephos treatment; 0,005 ppm, 0,01 ppm, 0,015 ppm, 0,03 ppm, 0,045 ppm, 0,060 ppm, 0,075 ppm and 0,090 ppm. Each group was exposed for the Ae.aegypti larvae and dead larvae observed after 24 hours exposure. Based on probit analysis, effective doses of temephos to ki1l50% larvae (Lethal Concentraticn/l.Cj..) was between 0,0064 - 0,0126 ppm (average = 0,00957 ppm) and LCgg was between 0,0196 - 0,0340 ppm (average = 0,0243 ppm). This research indicated that Ae.aegypti larvae in West Banjarmasin is resistant to temephos.

 

Abstrak

Larvasida temephos telah sejak lama digunakan dalam pengendalian vektor demam berdarah dengue Aedes aegypti. Penggunaan insektisida dalam waktu yang lama dan terus menerus dapat meningkatkan kejadian resistensi insektisida tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status kerentanan larva Ae.aegypti terhadap temephos di Kecamatan Banjarmasin Barat. Penelitian ini merupakan studi eksperimental dengan rancangan post test only with control group design dengan 8 kelompok perlakuan yaitu kelompok dosis temephos 0,005 ppm, 0,01 ppm, 0,015 ppm, 0,03 ppm, 0,045 ppm, 0,06 ppm; 0,075 ppm dan 0,09 ppm. Masing-masing kelompok perlakuan dipaparkan terhadap larva Ae. aegypti dan kematian larva dilihat setelah 24 jam pemaparan. Berdasarkan analisis probit, menunjukkan bahwa dosis temephos yang efektif membunuh 50% larva (Lethal Concentration/LC50) 24 jam berkisar antara 0,0064-0,0126 ppm dengan rata-rata 0,00957 ppm dan LCgg 24 jam berkisar antara 0,0196-0,0340 ppm dengan rata-rata 0,0243 ppm. Penelitian ini menunjukkan bahwa larva Ae. aegypti di Kecamatan Banjarmasin Barat sudah resisten terhadap temephos


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats
Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.