EFEKTIFITAS IKAN CUPANG (Ctenops vittatus) DALAM PENGENDALIAN LARVA dan DAYA TAHANNYA TERHADAP TEMEPHOS (Uji Laboratorium dan Lapangan)

Yulian Taviv, Amrullah Alwi, Anif Budianto, Dian Purnama, Betriyon Betriyon

EFEKTIFITAS IKAN CUPANG (Ctenops vittatus) DALAM PENGENDALIAN LARVA dan DAYA TAHANNYA TERHADAP TEMEPHOS (Uji Laboratorium dan Lapangan)

Abstract


Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit yang potensial mewabah yang seringkali mengakibatkan kematian pada penderitanya. Pemberantasan vektor penular DBD selama ini telah dilakukan baik terhadap dewasa maupun pradewasa nyamuk Aedes aegypti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas ikan cupang (Ctenops vittatus) memakan larva Aedes aegypti, dosis temephos yang efektif terhadap larva (LD50 dan LD90), dan daya tahannya Aedes aegypti terhadap temepbos. Penelitian ini bermanfaat agar dalam membasmi larva Aedes aegypti dapat menggunakan ikan cupang (Ctenops vittatus) yang dapat bertahan hidup terhadap temephos (abate) pada dosis anjuran. Uji di laboratorium menggunakan 100 larva uji yang diamati pada setiap 0,5, 1, 2, 4 dan 8 jam baik terhadap ikan maupun temephos (abate). Hasil menunjukkan bahwa ikan cupang (Ctenops vittatus) dengan ukuran 4 cm dapat menyebabkan kematian larva uji sebesar 90%, sedangkan temephos (abate) pada dosis anjuran Depkes (10 mg/100 liter air). Hasil di lapangan menunjukkan bahwa ikan cupang (Ctenops vittatus) dengan ukuran 4 cm efektif untuk pengendalian larva Aedes (P<0,000 dengan T-Test). Setelah 20 (dua puluh) hari pengamatan menunjukkan ikan cupang (Ctenops vittatus) dapat bertahan hidup pada air yang terdapat bubuk temephos (abate) pada dosis anjuran.

 

Kata Kunci: Ikan Cupang, Temephos, Abate, Aedes

Refbacks

  • There are currently no refbacks.