Determinasi Strain Aedes aegypti (Linn.) yang Rentan Homozigot dengan Metode Seleksi Indukan Tunggal

Isfanda Isfanda, Upik Kesumawati Hadi, Susi Soviana

Abstract


Abstract. Aedes aegypti is a type of mosquito that can carry dengue virus, yellow fever and chikunguya. The spread of this mosquito is very broad, covering almost all tropical regions worldwide. This study aims to determine the vulnerability status of homozygous Ae. aegypti. Sample of Ae. aegypti is mosquito strain from Health Entomology Laboratory Bogor Institute of Agriculture and at random sampling. Ae. aegypti eggs which comes from the breeders hatched separately. Insecticide‐treated paper (impregnated paper) malathion, bendiokarb and deltamethrin are use for insecticides testing using WHO test kit. The analysis showed that the mosquito Ae. aegypti tested with a single sib‐selection method and were exposed to the insecticide malathion, propoksur, and showed an increasing trend sipermetrin vulnerability homozygous at each generation. As for the fourth generation (F4) has not shown changes into a strain that is homozygous susceptible to three types of insecticides. The formation of homozygous susceptible strains take over five generations.

Keywords: Ae. aegypti, malathion, bendiocarb, deltamethrin, single sib‐selection method

Abstrak. Aedes aegypti merupakan jenis nyamuk yang dapat membawa virus dengue, demam kuning (yellow fever) dan chikunguya. Penyebaran nyamuk ini sangat luas, meliputi hampir semua daerah tropis di seluruh dunia. Penelitian ini bertujuan mengetahui status kerentanan nyamuk Ae. aegypti secara homozigot. Nyamuk Ae. aegypti yang dijadikan sampel yaitu nyamuk dewasa strain yang ada di Laboratorium Entomologi Kesehatan Institut Pertanian Bogor dan diambil secara acak. Telur Ae. aegypti yang berasal dari satu indukan ditetaskan secara terpisah. Insektisida yang digunakan untuk pengujian menggunakan kertas berinsektisida (impregnated paper) malation, bendiokarb, dan deltametrin dengan menggunakan WHO test kit. Hasil analisis menunjukkan bahwa nyamuk Ae. aegypti yang diuji dengan metode seleksi indukan tunggal serta dipaparkan dengan insektisida malation, propoksur, dan sipermetrin memperlihatkan tren peningkatan kerentanan secara homozigot pada setiap generasi. Adapun pada generasi keempat (F4) belum menunjukkan perubahan menjadi strain yang homozigot rentan terhadap tiga jenis insektisida. Pembentukan strain homozigot rentan memerlukan waktu di atas lima generasi.

Kata Kunci: Ae. aegypti, malation, bendiokarb, deltametrin, metode seleksi indukan tunggal.


Keywords


Ae. aegypti, malation, bendiokarb, deltametrin, metode seleksi indukan tunggal.

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Aspirator (Journal of Vector-borne Disease Studies, p-ISSN: 2085-4102 e-ISSN: 2338-7343) is published by Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Ministry of Health of Republic of Indonesia.

Main Indexing :

More...

View Aspirator Stats

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.