Penggunaan Insektisida Rumah Tangga dalam Pengendalian Populasi Aedes aegypti di Daerah Endemis Demam Berdarah Dengue (DBD) di Jakarta Timur

Heni Prasetyowati, Endang Puji Astuti, Andri Ruliansyah

Abstract


Abstract. High incidence of dengue fever in East Jakarta makes the government and the community to do a variety of control measures. The use of household insecticides became the most widely used by the people in efforts to control the population of Aedes spp. The purpose of this study was to determine the description of the use of household insecticides in dengue endemic area in East Jakarta. Data were collected during May 2015 with research sites in the region Puskesmas Matraman, Jatinegara and Duren Sawit. In each of the health center, the area was taken with the highest endemicity last three years. Interviews and observations conducted in 100 houses selected randomly in each area (total 300 houses). Interviews about the household use of insecticides to adult respondents surveyed who lived that house. Interview data were analyzed descriptively to describe the use of insecticides, the type of formulation, the active ingredient types, frequency and time of use. Based on the interview as much as 227 (75.67%) of respondents said using household insecticides over the last three years, while 73 (24.33%) of respondents claimed not to use it. Most people choose to use the type of lotion and aerosol formulations.  The active ingredients, which are predominant circulating, are DEET, praletrin, d-aletrin and the d-fenotrin. The frequency of household insecticide use by communities in the study area ranged from <1-14 per week, as well as the use of the majority of the time is used at night.

Keywords: household insecticides, East Jakarta, endemic dengue

Abstrak. Tingginya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah Jakarta Timur mendorong pemerintah dan masyarakat melakukan berbagai upaya pengendalian.  Penggunaan insektisida rumah tangga menjadi cara yang paling banyak digunakan masyarakat dalam upaya  pengendalian populasi Aedes spp. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran penggunaan insektisida rumah tangga di daerah endemis DBD di Jakarta Timur. Penelitian dengan desain cross sectional ini dilakukan di wilayah Kotamadya Jakarta Timur yaitu di wilayah Puskesmas Matraman, Puskesmas Jatinegara dan Puskesmas Duren Sawit. Pada masing-masing Puskesmas diambil satu RW dengan endemisitas tertinggi tiga tahun terakhir. Pengambilan data berupa wawancara dan pengamatan yang dilakukan selama bulan Mei 2015 pada 100 rumah yang dipilih secara acak pada masing-masing RW.  Wawancara tentang penggunaan insektisida rumah tangga dilakukan terhadap kepala rumah tangga atau yang mewakili yang mendiami rumah yang disurvei. Data hasil wawancara dianalisa secara deskriptif untuk menggambarkan penggunaan insektisida, jenis formulasi, jenis bahan aktif, frekuensi dan waktu penggunaan.  Berdasarkan hasil wawancara sebanyak 227 (75,67%) responden menyatakan menggunakan insektisida rumah tangga selama tiga tahun terakhir sedangkan 73 (24,33%) responden mengaku tidak menggunakannya. Sebagian besar masyarakat memilih menggunakan jenis formulasi lotion dan aerosol dengan bahan aktif yang paling dominan digunakan adalah DEET, Praletrin, D-aletrin dan D-fenotrin.  Frekuensi penggunaan insektisida rumah tangga oleh masyarakat di wilayah penelitian berkisar antara <1-14 kali  per minggu, serta waktu penggunaan mayoritas dipakai pada malam hari.

Kata Kunci: insektisida rumah tangga, Jakarta Timur, endemis DBD

 


Keywords


insektisida rumah tangga, Jakarta Timur, endemis DBD

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Aspirator (Journal of Vector-borne Disease Studies, p-ISSN: 2085-4102 e-ISSN: 2338-7343) is published by Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Ministry of Health of Republic of Indonesia.

Main Indexing :

More...

View Aspirator Stats

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.