Karakteristik Habitat Perkembangbiakan Vektor Filariasis di Kecamatan Kodi Balaghar Kabupaten Sumba Barat Daya

Mefi Mariana Tallan, Fridolina Mau

Abstract


Abstract. Subdistrict scores balaghar is on filariasis endemic areas in the shouthwest district Sumba. Filariasis (elephantiasis) is a chronic infectious disease caused by the filarial worm that attacks the lymph channels and lymph (lymphatic system) that can cause acuteor chronic clinical symptoms and is transmitted by mosquitoes Mansonia, Anopheles, Culex, Amigeres. The purpose researchis to describe the characteristics of the environment and behavior to the incidence on filariasis in District Kodi Balaghar South western Sumba. This research is descriptive study with cross sectional approach that describes the spread of filariasis. Kodi was conducted in Southwest Sumba Regency Balaghar for eight months from April to November 2014. Foundas apotential habitat forlas mosquito breeding habitats where dominant is a puddle of water, springs, drains and small stream swith temperatures ranging from21-350C, from 0,22 to 795
luxillumination, range pH between7,2 to 7,7, 0-0.1‰ salinity with elevation ranging from 25-117m/asl. Where is thespecies found in the breeding habitat on is An.vagus, An.barbirostris, An.annularis, Cx.vishnui, Cx.bitaeniorhynchus, Cx.quinquefasciatus, Ar. Kuchingensis.

Keywords:Filariasis, Environment, Breeding habitats

Abstrak. Kecamatan Kodi Balaghar merupakan salah satu daerah endemis filariasis di Kabupaten Sumba Barat Daya. Filariasis (penyakit kaki gajah) adalah penyakit menular menahun yang disebabkan oleh cacing filaria Wuchereria brancofti, Brugia malayidan B. timori yang menyerang saluran dan kelenjar getah bening (sistem limfatik) yang dapat menyebabkan gejala klinis akut atau kronis dan ditularkan oleh nyamuk Mansonia, Anopheles, Culex, Amigeres. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik lingkungan fisik dan biologi di Kecamatan Kodi Balaghar Kabupaten Sumba Barat Daya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional yaitu menggambarkan karakteristik lingkungan fisik dan biologi sebagai habitat perkembangbiakan nyamuk yang mempengaruhi penyebaran filariasis. Penelitian dilakukan di Kecamatan Kodi Balaghar Kabupaten Sumba Barat Daya selama delapan bulan dari bulan April – November 2014. Ditemukan habitat yang berpotensial sebagi tempat perkembangbiakan nyamuk dimana habitat yang dominan yaitu genangan air, mata air, saluran air dan sungai kecil dengan suhu berkisar 21-350C, pencahayaan 0,22-795 lux, PH berkisar antara 7,2-7,7, salinitas 0-0,1 ‰ dengan ketinggian tempat berkisar antara 25-117m/dpl. Dimana spesies yang ditemukan pada habitat perkembangbiakan adalahAn.vagus, An. barbirostris, An.annularis, Cx.vishnui, Cx bitaeniorhynchus, Cx quinquefasciatus, Ar. Kuchingensis.

Kata Kunci : Filariasis, Lingkungan, Habitat perkembangbiakan


Keywords


Filariasis; Lingkungan; Habitat perkembangbiakan

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Aspirator (Journal of Vector-borne Disease Studies, p-ISSN: 2085-4102 e-ISSN: 2338-7343) is published by Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Ministry of Health of Republic of Indonesia.

Main Indexing :

More...

View Aspirator Stats

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.