Pengetahuan dan Perilaku Masyarakat dalam Pencegahan Demam Berdarah Dengue di Provinsi Jawa Barat dan Kalimantan Barat

Helper Sahat Parulian Manalu, Amrul Munif

Abstract


Abstract. Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is a public health problem in tropical regions and caused the social and economic impacts. The rapid spread of dengue fever due to dengue virus easily infect humans and supported by the attitudes and knowledge about the lack of this disease prevention. The aim of this research is to determine the knowledge and habits of society to control the prevention of Dengue Hemorrhagic Fever in West Java and West Kalimantan. This study using a cross sectional design with a questionnaire as an instrument of research, conducted on 600 respondents in four City / County that has the most high endemicity related to the research problem, which is taken by simple random sampling. The results showed 92.8% of respondents had never heard of dengue fever, 77% of respondents have knowledge of dengue as infectious diseases, 81.5% of respondents know the modes of transmission of dengue by mosquito bites and about 63.7% of respondents take precautions through PSN (Breeding place control) plus Abate. This study revealed that the knowledge towards the prevention of dengue fever in the two provinces still classified as less positive, as well as people's habits which is still relatively poor in controlling the dengue.

Keywords: Knowledge, Behavior, dengue fever

Abstrak. Demam Berdarah Dengue merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di wilayah tropis, yang menimbulkan dampak sosial maupun ekonomi. Penyebaran Demam Berdarah Dengue secara pesat karena virus dengue semakin mudah dan banyak menulari manusia didukung oleh sikap dan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan penyakit yang masih kurang. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengetahuan, dan perilaku masyarakat terhadap pengendalian pencegahan DBD di Provinsi Jawa Barat dan Kalimantan Barat. Rancangan penelitian menggunakan Cross Sectional dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian, dilakukan pada 600 responden pada empat Kota/Kabupaten yang mempunyai endemisitas yang paling tinggi yang berkaitan dengan masalah penelitian, yang diambil secara simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan 92,8 % responden tidak pernah mendengar Demam Berdarah Dengue, 77 % responden memiliki pengetahuan Demam Berdarah Dengue sebagai penyakit menular, 81,5 % responden memiliki pengetahuan cara penularan Demam Berdarah Dengue dengan gigitan nyamuk dan sebesar 63,7 % responden melakukan tindakan pencegahan melalui Pemberantasan Sarang Nyamuk. Kesimpulan yang didapatkan yaitu pengetahuan dan kebiasaan masyarakat terhadap pencegahan Demam Berdarah Dengue di Provinsi Jawa Barat dan Kalimantan Barat tergolong masih kurang dalam pengendalian Demam Berdarah Dengue di lokasi penelitian.

Kata kunci : Pengetahuan , Perilaku, Pencegahan, Demam berdarah dengue.


Keywords


Pengetahuan, Perilaku, Pencegahan, Demam berdarah dengue.

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Aspirator (Journal of Vector-borne Disease Studies, p-ISSN: 2085-4102 e-ISSN: 2338-7343) is published by Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Ministry of Health of Republic of Indonesia.

Main Indexing :

More...

View Aspirator Stats

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.