CACAT KONGENITAL AKIBAT RUBELLA

Faisal Yatim

CACAT KONGENITAL AKIBAT RUBELLA

Abstract


Meskipun setiap tahunnya puluhan ribu bayi lahir dengan cacat kongenital akibat infeksi Rubella, sampai saat ini Rubella masih kurang mendapat perhatian (neglected disease), baik oleh petugas kesehatan, karena penyakit ini seperti juga infeksi virus lain, termasuk penyakit yang sembuh sendiri (self limiting diseases) serta angka kematian tidak ada atau 0%. Sehingga para pemegang kebijakan kesehatan di negeri ini tidak menganggap penyakit Rubella sebagai penyakit prioritas. Seperti kita tahu dalam Sistim Kesehatan Nasional, yang dianggap penyakit prioritas, adalah penyakit yang morbiditas dan mortalitasnya tinggi.

Para petugas kesehatan kurang memperhatikan penyakit Rubella, karena sulit mendiagnosa, sebab Rubella tidak memperlihatkan gejala yang khas.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Media of Health Research & Development)Indexed on:

p-ISSN: 0853-9987
e-ISSN: 2338-3445
Published by: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
Jalan Percetakan Negara No.29
Jakarta Pusat 10560
Indonesia



Visitor of MPK : View My Stats
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
Copyright©2016-Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan