Analisa Varians (ANOVA) dalam Penelitian Kesehatan

Anna Maria Sirait

Analisa Varians (ANOVA) dalam Penelitian Kesehatan

Abstract


Suatu penelitian yang mempunyai sampel lebih dari dua, maka tidak dianjurkan memakai t-test karena kemungkinan besar peneliti membuat kesalahan dalam perhitungan-perhitungan, sebaiknya menggunakan Analisa Varians (ANOVA). Uji Anova ini ada yang one-way dan two-way. Uji Anova one-way hanya mempunyai satu faktor ( atau satu variabel independen), sedangkan uji Anova two-way ada dua faktor (atau dua variabel independen).

Uji Anova termasuk uji parametrik. Sama halnya dengan uji-uji parametrik lainnya, sebelum menggunakan uji yang dimaksud, terlebih dahulu periksa apakah sampel itu telah memenuhi asumsi-asumsi dari uji tersebut.

Tulisan ini untuk melakukan perhitungan-perhitungan Analisa Varians dengan cara biasa (tanpa komputer), khususnya pada teknik one­way.

 


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Media of Health Research & Development)Indexed on:

p-ISSN: 0853-9987
e-ISSN: 2338-3445
Published by: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
Jalan Percetakan Negara No.29
Jakarta Pusat 10560
Indonesia



Visitor of MPK : View My Stats
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
Copyright©2016-Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan