PERUBAHAN LINGKUNGAN PERUMAHAN DI PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM SETELAH TSUNAMI

Agustina Lubis, Puti Sari H, Dwi Hapsari T, Oster Suriani, Supraptini Supraptini

PERUBAHAN LINGKUNGAN PERUMAHAN DI PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM SETELAH TSUNAMI

Abstract


Pembangunan di wilayah Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam di tahun 2007 akan memasuki tahapan rekonstruksi. Tahapan ini merupakan tindak lanjut dan tahapan darurat dan tahapan rehabilitasi. Sejak tahun 2005, kegiatan rehabilitasi dan rekosnstruksi difokuskan pada pemulihan, sektor perumahan dan sanitasi lingkungan, pendidikan dan kesehatan, pemulihan kesejahteraan, serta pelayanan umum. Pada tahun 2006 pelaksanaan masih difokuskan pada pemulihan dan rekonstruksi, terutama sektor perumahan dan sanitasi lingkungan, pengembangan usaha kecil dan menengah, serta peningkatan pelayanan umum. Upaya untuk mengembalikan keadaan Provinsi NAD seperti sebelum Tsunami telah berhasil di beberapa kabupaten/Kota, terutama di kabupaten/kota yang berlokasi dekat dengan ibukota provinsi (Banda Aceh, Aceh Besar). Namun ditemukan kesenjangan pembangunan di bidang perumahan yang semakin melebar antar kabupaten. Upaya pembangunan tampaknya belum dilakukan berdasarkan skala prioritas kerusakan dan pertimbangan tingkat kemiskinan di kabupaten. Dua kabupaten (Simeulue dan Aceh Jaya) dengan tingkat keparahan kerusakan berat dan tingkat kemiskinan sekitar 80% perlu mendapatkan perhatian besar di masa rekonstruksi selanjutnya.

 

 

Kata kunci: tsunami, rehabilitasi, Imgkungan


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Media of Health Research & Development)Indexed on:

p-ISSN: 0853-9987
e-ISSN: 2338-3445
Published by: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
Jalan Percetakan Negara No.29
Jakarta Pusat 10560
Indonesia



Visitor of MPK : View My Stats
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
Copyright©2016-Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan