PENCEMARAN DI WILAYAH TAMBANG EMAS RAKYAT

Inswiasri Inswiasri, Hendro Martono

Abstract


 

Kajian tentang pencemaran di wilayah tambang emas rakyat perlu dilakukan untuk mendapatkan gambaran sejauh mana kegiatan proses penambangan emas yang dilakukan oleh masyarakat berisiko mencemari lingkungan. Kajian dilakukan terhadap hasil penelitian di beberapa negara yaitu; Brazil, Equador, Peru Selatan, Nevada, California, Papua New Guinea, Ghana, Queenland Australia, Mongolia, Tanzania, Bolivia, Zimbabwe, Philipina, Lao PDR, Sudan, Afrika Selatan, Pilipina, Indonesia. Beberapa penelitian tentang tambang emas rakyat memfokuskan pada studi penggunaan bahan berbahaya logam Hg seperti, Hg yang terbuang ke lingkungan, kadar Hg dalam sumber air minum dan ikan. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan tambang emas rakyat di berbagai wilayah mempunyai kesamaan yaitu menggunakan Hg untuk proses amalgamisasi. Akibat amalgamisasi tersebut, sering muncul pencemaran Hg di lingkungan pada saat amalgamisasi dan pemijaran sehingga mengkontaminasi sumber air minum dan ikan yang sangat diperlukan oleh masyarakat sekitar tambang. Oleh karena itu monitoring lingkungan sangat diperlukan sebagai peringatan dini bila terjadi pencemaran. Kajian tentang cost and benefit kegiatan tambang emas belum ada yang melakukan. Di masa mendatang kajian cost and benefit sangat diperlukan untuk dasar penyusunan kebijakan kegiatan lambang emas rakyat. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, disarankan untuk menjaga pencemaran jangan sampai meluas, perlu ada sentralisasi (tata ruang) kegiatan proses pengolahan tambang rakyat. Penggunaan alat (retort-amalgam) dalam pemijaran emas perlu dilakukan agar dapat mengurangi pencemaran Hg. Penyuluhan kepada masyarakat tentang bahayanya Hg perlu dilakukan. Bagi tenaga kesehatan perlu ada pelatihan surveilans risiko kesehatan masyarakat akibat pencemaran Hg di wilayah tambang emas rakayat.

 

Kata kunci: Tambang emas rakyat, pencemaran

 


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Media of Health Research & Development, ISSN 0853-9987EISSN 2338-3445) published by National Institute of Health Research and Development, Ministry of Health of Republic of Indonesia
Indexed on: