Akurasi Sistem Registrasi Kematian dan Penyebab Kematian (Studi Tipikal Sejumlah Daerah di Indonesia) Masih Perlu Banyak Peningkatan: Sistem Registrasi Kematian dan Penyebab Kematian di Beberapa Daerah, Indonesia 2014

Ning Sulistiyowati, Joko Irianto, Yusleli Usman

Abstract


Death Registrations System and Cause of Death are fundamental in creating demographic andepidemiological measures needed by regional planning in various sectors, such as education,employment and health. The aims of this study are to address the strengths and weaknesses of the Death Registrations System and Causes of Death in several regions in Indonesia; so they will know the areas that require improvement and actions that need to be done. The current system status is determined using a rapid assessment which has been developed by WHO and Health Information Systems Knowledge Hub, from the University of Queensland (2010a). Twenty-five questions were discussed by participants consisting of 2–4 groups of senior staffs responsible for various aspects ofthe Death Registration System and Cause of Death. The assessment was conducted in 13 districts/municipalities in 2014. As a result, there are still some aspects of the function of the system should beimproved. Regions with a high enough value is Surakarta (80%) and Yogyakarta (68%) included in thecategory of moderate or 65–84; functional but not sufficient. The average area with values below 64%,is classified as weak. There are variations in the strength and a weakness of each region. It is importantto develop appropriate strategies to obtain Death Registrations System and Cause of Death better.Keywords: rapid assessment, Death Registrations and Cause of Death, Indonesian

Key word: Rapid Assessment, Civil Registrations and Cause of Death, Indonesia

 

Abstrak

Sistem Registrasi Kematian dan Penyebab Kematian merupakan landasan untuk memperoleh berbagai ukuran demografi dan epidemiologi dalam perencanaan regional di berbagai sektor, seperti pendidikan,ketenagakerjaan dan kesehatan. Dalam penelitian ini dibahas tentang kekuatan dan kelemahan dariSistem Registrasi Kematian dan Penyebab Kematian dari beberapa daerah di Indonesia, sehingga akan diketahui daerah yang memerlukan perbaikan dan tindakan yang perlu dilakukan. Status sistem saat ini ditentukan menggunakan penilaian secara cepat (rapid assessment) yang telah dikembangkan oleh WHO dan Health Information Systems Knowledge Hub., dari University of Queensland (2010a).Dua puluh lima pertanyaan didiskusikan oleh 2–4 kelompok peserta yang terdiri dari staf senior yang bertanggung jawab untuk berbagai aspek Sistem Registrasi Kematian dan Penyebab Kematian.Penilaian ini dilakukan di 13 kabupaten/kota pada tahun 2014. Hasilnya, masih ada beberapa aspekfungsi sistem yang harus ditingkatkan. Daerah dengan nilai cukup tinggi adalah Surakarta (80%) dan Yogyakarta (68%) termasuk dalam kategori moderat atau 65–84; fungsional tetapi tidak memadai. Rata-rata daerah dengan nilai di bawah 64%, atau lemah. Ada variasi dalam kekuatan dan kelemahan darisetiap daerah. Hal ini penting untuk mengembangkan strategi yang tepat untuk mendapatkan SistemRegistrasi Kematian dan Penyebab Kematian yang lebih baik.

Kata Kunci: penilaian cepat, Sistem Registrasi Kematian dan Penyebab Kematian, Indonesia


Keywords


Rapid Assessment- Civil Registrations and Cause of Death -Indonesia

References


HMN, WHO, The UQ Australia. Strengthening civil registration and vital statistics for birth, deaths and cause of death-resource kit; 2012.

United Nations Statistics Division. Principles and recommendations for a vital statistics system. Revision 2, Series: M, No.19/Rev.2. New York, United Nations; 2001. Sales No.01.XVI.10. http://unstats.un.org/unsd/ Publication/SeriesM/SeriesM_19rev2E.pdf

Ministry of Home Affair. Population Law No. 23 of 2006.

Balitbangkes, WHO, AUSAID, UQ-Brisbane. Indonesia Mortality Registration System Strengthening Project (IMRSSP)” di DKI Jakarta dan Jawa Tengah (Kab. Pekalongan dan Kota Surakarta) pada tahun 2006; 2007.

Balitbangkes, WHO. Laporan registrasi kematian dan penyebab kematian di Gorontalo, Jayapura, Lampung, dan Kalimantan Barat tahun 2007 dan 2008; 2008.

WHO, Health Information System SPHUQ. Rapid assessment of national civil registrationand vital statistics systems; 2010.

WHO, Health Information System SPHUQ. Improving the quality and use of birth, death and cause-of-deathinformation; 2010.

Kabupaten Padang Pariaman, Perda No 3 tahun 2011.

Kabupaten Kupang, Perda Nomor 12 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan, Peraturan Bupati Nomor 20 Tahun 2011 tentang Pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2011.

Kota Ambon, Perda Nomor 04 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan.

Kabupaten Gianyar, Perda No 7 tahun 2010 tentang retribusi penggantian biaya cetak KTP dan akta catatan sipil.

Kota Yogyakarta, Perda No 5 Tahun 2012, tentang Retribusi Jasa Umum Perda No 8 Tahun 2012, tentang Penyelenggaraan Adminduk, Perwal Kota Yogyakarta No 20 Tahun 2012,tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Daerah No 5 tahun 2012, Perwali No 90 Tahun 2012, tentang Juklak Perda No 8 Tahun 2012.

Kota Balikpapan, Perda No 9 tahun 2011 dan Perda No. 05 tahun 2012 tentang kebijakan kepala daerah tentang perubahan kebijakan adminduk di Kota Balikpapan, Instruksi Walikota 470 / 0362/ Pem tgl 30 Jan 2013, Surat Edaran Walikota Nomor 470 / 0426 / Pem 13 Feb 2014.

Kota Metro, Perda No.05 tahun 2011 tentang penyelenggaraan pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil, Perda No.05 tahun 2014 tentang perubahan Perda sebelumnya.

World Health Organization, 2005. International Statistical Classification of Diseases and Health Related Problems - Tenth Revision Volume 1: Tabular List. Geneva: World Health Organization, tahun 2005.

World Health Organization, 2005. International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems - Tenth Revision Volume 2: Instruction Manual. Geneva: World Health Organization, tahun 2005

World Health Organization, 2005. International Statistical Classification of Diseases and Health Related Problems - Tenth Revision Volume 3: Alphabetic Index. Geneva: World Health

Organization, tahun 2005.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Media of Health Research & Development)Indexed on:

p-ISSN: 0853-9987
e-ISSN: 2338-3445
Published by: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
Jalan Percetakan Negara No.29
Jakarta Pusat 10560
Indonesia



Visitor of MPK : View My Stats
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
Copyright©2016-Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan