Daya Lindung Antibodi Anti Difteri Pada Anak Usia 1-14 Tahun (Hasil Analisis Lanjut Riskesdas 2007)

Noer Endah Pracoyo, Hendrik Edison, Ainur Rofiq

Abstract


Difteri merupakan penyakit infeksi menular akut yang disebabkan oleh Corynebacterium diphteriae. DiIndonesia, pada tahun 2011 terdapat 333 kasus difteri dengan 11 kematian. Penyakit ini merupakanpenyakit yang dapat dicegah dengan Imunisasi DPT (Diphteria, Pertusis, Tetanus). Cakupan imunisasiDPT pada Riskesdas 2007 adalah 88%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yangberpengaruh terhadap titer antibodi difteri pada anak berumur 1-14 tahun berdasar hasil Riset KesehatanDasar 2007. Metode yang digunakan adalah analisa data sekunder hasil pemeriksaan titer antibodiresponden Riset Kesehatan Dasar 2007 (anak umur 1-14 tahun) dengan sampel sejumlah 2041. Hasilanalisa menunjukkan bahwa variabel umur memiliki hubungan yang signifian dengan titer antibodi(OR=0.78, p=0.001;95% CI (0,69-0,88)) dan dari variabel umur tersebut, kelompok umur 1-4 tahunadalah kelompok umur yang paling terlindung dari infeksi difteri sebesar 78%. Kesimpulan dari analisisini menunjukkan bahwa perlindungan terhadap difteri semakin menurun seiring meningkatnya usia.

Keywords


Riskesdas 2007, titer antibodi difteri

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Media of Health Research & Development)Indexed on:

p-ISSN: 0853-9987
e-ISSN: 2338-3445
Published by: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
Jalan Percetakan Negara No.29
Jakarta Pusat 10560
Indonesia



Visitor of MPK : View My Stats
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
Copyright©2016-Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan