KARAKTERISASI SIMPLISIA DAN EKSTRAK DAUN STROBILANTHUS CRISPUS

Ani Isnawati, Sukmayati Alegantina, Mariana Raini, Nikmah B.

KARAKTERISASI SIMPLISIA DAN EKSTRAK DAUN STROBILANTHUS CRISPUS

Abstract


Khasiat obat tradisional disebabkan oleh adanya senyawa kimia yang  dikandungnya. Bahan baku obat dari hasil pertanian atau kumpulan tumbuhan liar tentunya kandungan kimianya tidak dapat dijamin selalu konstan (ajeg) karena adanya variabel bibit, tempat tumbuh, iklim, kondisi (umur dan cara panen). Kandungan senyawa kimia yang bertanggung jawab terhadap respon biologis harus mempunyai spesifikasi kimia, yaitu informasi  komposisi (jenis dan kadar). 0leh karena itu penetapan karakterisasi suatu simplisia dan ekstrak perlu dilakukan guna menjamin bahwa bahan suatu produk obat tradisional dapat diketahui mutunya.

Karakterisasi dilakukan terhadap Tanaman Strobilanthus crispus (BL), yaitu simplisia bagian daun dan ekstrak 50% tanaman tersebut. Karakterisasi simplisa meliputi : penetapan kadar abu, kadar abu larut air, kadar abu tidak larut asam, kadar sari larut air, kadar sari larut asam, dan kadar air secar·a destilasi. Cara penetapan diatas dilakukan sesuai prosedur yang Ielah ditetapkan MMI, 1979. Sedangkan karakterisasi ekstrak mencakup : karakterisasi non spesifik yang meliputi penetapan bobot  jenis, kadar air, kadar sisa pelarut, kadar abu dan karakterisasi spesifik yang mencakup  pemeriksaan·senyawa yang terlarut dalam pelarut air dan etanol, pola kromatografi dengan cara KLT-densitometri, pemeriksaan golongan kimia ekstrak dan penetapan kadar zat kimia.

Hasil penetapan karakterisasi simplisia menunjukkan spesifikasi tidak sesuai dengan yang dipersyaratkan MMI, hanya penetapan sari larut etanol yang memenuhi persyaratan. Penetapan karakterisasi ekstrak etanol 50% menunjukkan tidak terdapat etanol dalam ekstrak, kadar air 13,3 %; bobot jenis 1,262%, senyawa terlarut dalam pelarut air 95,06%, senyawa terlarut dalam pelarut etanol 18,69 % dan kadar flavonoid  17,59 % serta  profil  kromatogram komponen utama fraksi heksan, Khloroform dan etanol.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Media of Health Research & Development)Indexed on:

p-ISSN: 0853-9987
e-ISSN: 2338-3445
Published by: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
Jalan Percetakan Negara No.29
Jakarta Pusat 10560
Indonesia



Visitor of MPK : View My Stats
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
Copyright©2016-Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan