BUAH CEPLUKAN (PHYSALIS SP.) DAN KEMUNGKINANNYA UNTUK DIOLAH MENJADI PRODUK KALENGAN

Djoko Hargono

BUAH CEPLUKAN (PHYSALIS SP.) DAN KEMUNGKINANNYA UNTUK DIOLAH MENJADI PRODUK KALENGAN

Abstract


Semua bagian tumbuban ceplukan (Physalis sp.) lebih bersifat sebagai obat dari pada makanan. Walaupun demikian, di dunia Barat masyarakat telah menggunakannya sebagai makanan, khususnya buab Physalis alkekengi L. Sebagai obat maka penggunaannya perlu mempertimbangkan dosis, yang berarti ada batas­-batas jumlah yang seyogyanya tidak dilampaui. Oleh karena itu adanya ide untuk mengolah buah ceplukan menjadi produk makanan perlu dipertimhangkan lagi,

 

a/kekengi mengatasi rematik7>.


 

L.)  efektif sebagai antipiretik,  juga  untuk gangguan             seni         yang       disebabkan           oleh


karena sebagai makanan penggunaannya sulit dihatasi, padahal penggunaan   buah dalam jumlah hesar dapat menimbulkan gangguan pada tuhuh, yaitu pcrasaan posing   yang disebabkan oleh senyawa lisalin yang dikandungnya.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Media of Health Research & Development)Indexed on:

p-ISSN: 0853-9987
e-ISSN: 2338-3445
Published by: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
Jalan Percetakan Negara No.29
Jakarta Pusat 10560
Indonesia



Visitor of MPK : View My Stats
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
Copyright©2016-Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan